MEDIAJURNAL » Dunia » Wanita Dipukuli Karena Foto Profilnya yang Cantik Ternyata Hasil Editan

Wanita Dipukuli Karena Foto Profilnya yang Cantik Ternyata Hasil Editan

Written by on |
Xiaojin Cantik dan Jelek

Xiaojin / Viral Cham

Sungguh sial kisah yang dialami oleh pria asal Harbin China bernama Huang ini. Dia terpaksa berurusan dengan polisi karena menganiaya wanita yang baru pertama kali ditemuinya dalam sebuah kencan buta.

Korban penganiayaan Huang diketahui bernama Xiaojin, gadis asal Suzhou yang juga seorang pekerja di Wenzhou Bridge. Huang tega melayangkan bogem mentahnya berkali-kali ke arah wanita tersebut lantaran kesal telah dibohongi.

Huang kaget saat bertemu dengan Xiaojin untuk pertama kali. Xiaojin yang dia temui sangat jauh berbeda dengan yang ada di foto profil akun WeChatnya. Pada akun WeChatnya, Xiaojin terlihat begitu cantik, berwajah oval, bermata indah, berkulit mulus, serta berpayudara seksi.

Advertisements

Karena melihat foto di WeChat itu Huang langsung jatuh hati dan memutuskan untuk menemui Xiaojin, meski jarak antara tempat tinggalnya di Harbin dengan Suzhou, tempat tinggal Xiaojin relatif jauh dan memerlukan ongkos perjalanan serta akomodasi yang tidak sedikit.

Saat bertemu, betapa kagetnya Huang mendapati gadis pujaannya itu ternyata berwajah bulat, bermata sipit, berkulit penuh penuh jerawat, serta berbadan gendut. Huang pun sempat bertanya apakah dia salah orang saat bertemu. “Ini bukan kau kan? Kok bisa beda sekali,” tanya Huang, saat berada di kantor polisi.

Kemudian Xiaojin menegaskan bahwa yang ada di depan Huang saat itu adalah dirinya. Xiaojin mencoba menjelaskan kenapa dirinya terlihat berbeda dari foto di WeChat karena foto yang ada di WeChat telah mengalami proses editing.

“Ini memang aku. Tapi foto itu kebetulan diedit dan aku sedang memakai make up. Inilah wajah asliku,” jawab Xiaojin, dikutip dari Viral Cham, Senin (2/1/2015).

Mendengar penjelasan Xiaojin, Huang semakin murka hingga keduanya terlibat cekcok mulut yang berakhir dengan penganiayaan di tempat umum. Keduanya kemudian dibawa ke kantor polisi oleh pihak keamanan tempat mereka berkencan.

Kasus itu sendiri berakhir damai secara kekeluargaan di kantor polisi. Sejak kejadian itu, Huang mengaku kapok dan tidak akan percaya lagi kisah asmara yang dimulai dari dunia online. “Setelah hari ini, aku tak akan pernah percaya lagi dengan asmara online.” pungkasnya.

Related Posts.

Leave a Reply