MEDIAJURNAL » Sosial » Video Siswi SD Dianiaya Beredar, Diduga Terjadi di Kelayan Banjarmasin

Video Siswi SD Dianiaya Beredar, Diduga Terjadi di Kelayan Banjarmasin

Written by on |
Video Siswi SD Dianiaya

Video Siswi SD Dianiaya / Youtube

Oktober 2014 silam, masyarakat digemparkan dengan beredarnya video kekerasan (bullying) terhadap siswi SD di Bukittinggi yang dilakukan oleh teman-teman sekelasnya. Seperti sebuah deja vu, video serupa kembali beredar di dunia maya dengan judul, “Miris Kekerasan Anak SD Jaman Sekarang”.

Sang pengunggah video yang menggunakan nama akun 12345678910P memberikan keterangan dalam caption-nya bahwa video kekerasan terhadap siswi SD tersebut terjadi di SD Kelayan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dalam video yang diunggah ke situs youtube pada Minggu (8/2/2015) itu, terlihat seorang siswi yang berada di deretan bangku belakang ruang kelas dianiaya bak adegan gulat profesional WWE Smackdown. Korban yang kalah tenaga hanya bisa berteriak-teriak minta teman-temannya berhenti menganiayanya.

Advertisements

Korban kemudian berusaha kabur dari ruang kelas dengan cara berlari ke arah pintu kelas. namun sayang pintu kelas ternyata sudah ditutup dan sudah dijaga oleh beberapa siswa SD lainnya yang diduga teman dari para penganiaya.

Lebih memprihatinkan lagi, dalam video itu korban tidak hanya mendapat kekerasan secara fisik, namun juga mendapat kekerasan seksual karena siswa yang menganiaya melakukan adegan seolah-olah sedang mencabuli korbannya.

Video kekerasan itu kontan saja mengundang keprihatinan para netizen, salah satunya adalah pemilik akun youtube dengan nama Desak Mia. Mia menilai kejadian dalam video itu adalah bukti dari kegagalan orang tua mendidik anaknya.

“Ya Tuhan, dimana sifat penyayang mereka. Kalau sudah begini orangtualah yang bertanggungjawab sudah gagal mendidik anak. Criminal future,” tulis Mia di komentarnya.

Sementara itu, pemilik akun Youtube bernama Rio Glinthu berkomentar, bila korban dalam video tersebut adalah anak gadisnya, dia ngga terima secara lahir batin dan akan menuntut kepala sekolahnya. “Itu klo Anak Gw… gw tuntut kepala sekolahnya ndk becus didik anak. Lahir batin gw nggk terima.” kata Rio.

Related Posts.

Leave a Reply