MEDIAJURNAL » Bisnis » Uang Makan PNS 2015 Dihapus Karena Dana Alokasi Khusus (DAK) Turun

Uang Makan PNS 2015 Dihapus Karena Dana Alokasi Khusus (DAK) Turun

Written by on |
Foto PNS

Foto PNS / setkab.go.id

Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Malang untuk tahun 2015 mengalami penurunan, bila sebelumnya pada tahun 2014 sebesar Rp30 miliar maka untuk tahun 2015 hanya Rp500 juta. Hal tersebut berimbas pada penghapusan uang makan dan minum pegawai negeri sipil (PNS) Malang.

Cipto Wiyono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang menjelaskan, tim anggaran sudah tidak memasukan anggaran uang makan PNS dalam draft Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2015.

“Tim anggaran memang tidak memasukkan pos dana untuk uang makan PNS di KUAPPAS karena sudah dihapus. Anggaran untuk uang makan PNS ini kami alihkan untuk program yang lebih prioritas.” kata Cipto, dilansir Antara, Selasa (4/11/2014).

Advertisements

Cipto mengatakan, penghapusan uang makan PNS bukanlah masalah yang berat bagi para PNS kota Malang lantaran mereka sudah mendapatkan kenaikan tunjangan penghasilan sebagai realisasi dari janji-janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wakil Wali Kota Malang periode 2013-2018, Moch Anton-Sutiaji.

“Para PNS sudah mendapatkan tunjangan penghasilan dan kalau sekarang uang makannya dihapus tidak akan jadi masalah,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, mempunyai pendapat berbeda dengan Sekda, Sutiaji berharap jatah uang makan PNS tidak dihapus tapi malah ditambah nominalnya. Sutiaji berkeyakinan Wali Kota Moch Anton akan setuju dengan kanaikan uang makan PNS kota Malang.

“Harapan saya, jatah uang makan bagi PNS ini tidak saja dipertahankan dan tetap dialokasikan dalam APBD, tapi nominalnya pun juga ditambah, saya kira Pak Wali Kota pun juga berharap demikian,” katanya.

Related Posts.

Berikan Komentar