MEDIAJURNAL » Sosial » Siswi SD Dianiaya Teman Kelas di Toilet Sekolah Hingga Anusnya Robek

Siswi SD Dianiaya Teman Kelas di Toilet Sekolah Hingga Anusnya Robek

Written by on |
Kekerasan Anak

Kekerasan Anak / prevnet.ca

Belum reda kasus bullying terhadap Siswi SD kelas lima di Bukittinggi, kasus serupa kembali mengemuka. Kali ini seorang siswi SD Negeri Percobaan Medan berinisial NA (10) mengaku menjadi korban penganiayaan lima orang siswi teman sekelasnya.

Peristiwa penganiaayan NA terjadi di sekolah korban dan juga pelaku yang beralamat di Jl Sungai Petani 19, Babura, Medan Baru, Medan, Sumatera Utara. NA yang diketahui masih kelas empat itu disekap oleh lima orang temannya di kamar mandi pada saat jam istirahat pertama.

Tiga dari lima pelaku berjaga-jaga di luar toilet sekolah, sementara dua lainnya yang diidentifikasi sebagai pelaku utama yakni T dan I masuk ke dalam toilet untuk menganiaya NA. Penganiayaan yang dilakukan T dan I tergolong kejam, dengan gagang brush kamar mandi keduanya menusuk kemaluan dan anus NA, setelah sebelumnya kedua pelaku sudah menelanjangi NA.

Advertisements

Lebih memilukan, penganiayaan yang dilakukan oleh T dan I terus diulangi hingga tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 29 September hingga 1 Oktober 2014. Awalnya NA tidak berani bercerita kepada orang tuanya atas persitiwa tersebut, namun orang tua yang curiga dengan perubahan sikap anaknya, lalu mendesak putrinya untuk menceritakan semuanya.

Orang tua NA kemudian membawa putrinya ke dokter untuk diperiksa, dari hasil pemeriksaan dokter diketahui bagian anus dari NA robek namun untuk selaput daranya masih normal. “Pihak dokter menyatakan bahwa pada bagian anus anak saya telah ada luka robek, sedangkan selaput daranya masih baik. Anak saya masih belum mau sekolah karena trauma,” ungka SA, ibunda NA, dikutip dari merdeka.com, Rabu (15/10/2014).

Orang tua NA yang tidak terima dengan perbuatan para pelaku kemudian mendatangi SD Negeri Percobaan Medan pada Selasa (14/10/2014) untuk meminta pertanggungjawaban. Kepala SD Negeri Percobaan Elly Zarahmi Simatupang mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait kasus penganiayaan NA. “Kami juga masih harus berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan,” kata Elly Zarahmi.

Related Posts.

Leave a Reply