MEDIAJURNAL » Kriminal » Siswa SMA Tusuk Teman Kelasnya Hanya Kerana Rebutan Tempat Duduk

Siswa SMA Tusuk Teman Kelasnya Hanya Kerana Rebutan Tempat Duduk

Written by on |
Adrian Kaspari Ditahan Polisi

Adrian Kaspari Ditahan Polisi / Viva.co.id

Seorang siswa SMA bernama Andrian Kaspari, 15 tahun, tega menusuk teman sekelasnya sendiri, Yusuf Saputra, 16 tahun, hanya karena masalah sepele. Korban dan pelaku merupakan pelajar SMA Negeri 19 kawasan Kertapati, Palembang.

Aksi penusukan itu berawal saat korban datang lebih awal ke kelas dan duduk di bangku yang biasa ditempati Andrian. Andrian yang merupakan warga Jalan KH Àzhari, Lorong Kedukan Laut, RT 20, RW 05, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 itu tidak terima tempat duduknya diambil Yusuf.

Keduanya lalu terlibat cekcok mulut hingga berujung perkelahian. “Sebelum ada guru, saya suruh dia pindah bangku. Tapi tidak mau. Lalu, saya sama dia berantem,” kata Andrian di Polsek Seberang Ulu 1 Palembang, Senin (3/3/2015).

Advertisements

Usai berkelahi, Adrian pergi ke parkiran lalu mengaca untuk melihat keadaan wajahnya. Adrian semakin murka ketika mendapati matanya bengkak terkena pukulan Yusuf saat berkelahi. Karena hal tersebut, Adrian berniat untuk membunuh Yusuf.

“Saya makin emosi, waktu berkaca, mata saya bengkak karena ditinju Yusuf. Lantas niat untuk menghabisinya pun muncul,” terang Andri, dikutip dari Viva.co.id, Selasa (4/3/2015).

Adrian kemudian pergi ke luar sekolah menuju tempat temannya untuk mengambil pisau yang akan dipakai untuk menusuk Yusuf. Setelah kembali ke sekolah, Adrian masuk ke kelas yang saat itu sedang dalam pelajaran sejarah.

Tanpa basa-basi dia langsung menghunuskan pisau ke Yusuf disaksikan gurunya, Abdul Rahmat, dan teman-teman kelasnya. “Pak Abdul Rahmat, guru Sejarah sama teman yang lain memang lihat. Mereka cuma teriak-teriak. Lalu, aku lari ke parkiran,” lanjutnya.

Usai menusuk Yusuf, Adrian sempat berlari ke parkiran dan mencoba kabur. Namun dia akhirnya berhasil ditangkap oleh beberapa guru sekolah tersebut. “Guru yang nangkep, sempat aku lawan juga. Tapi gurunya banyak. Jadi aku menyerah,” kata Adrian.

Kompol Benny, Kapolsek Seberang Ulu 1 membenarkan telah terjadi peristiwa penusukan yang dilakukan oleh seorang siswa SMA terhadap temannya sendiri. Meski di bawah umur, pelaku tetap terancam pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Pelakunya memang masih di bawah umur. Tapi bila ada upaya damai dari keluarga, kita persilahkan. Kalau tidak, dia bisa dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” kata Benny.

Related Posts.

Leave a Reply