MEDIAJURNAL » Nasional » Senapan SS1-V1, Senjata Buatan Pindad untuk Eksekusi Terpidana Mati

Senapan SS1-V1, Senjata Buatan Pindad untuk Eksekusi Terpidana Mati

Written by on |
Senapan SS1-V1

Senapan SS1-V1 / Wikipedia

Senapan SS1-V1 buatan PT Pindad Indonesa disebut-sebut akan dipakai oleh 13 orang yang tergabung dalam regu penembak untuk mengeksekusi terpidana mati Duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dalam waktu dekat ini.

Seperti diketahui, Jaksa Agung HM Prasetyo sudah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiapkan 13 orang regu tembak yang mana setiap regu tembak akan mengeksekusi satu terpidana mati. “Setiap orang disiapkan satu regu tembak, jumlahnya 13 orang,” kata Prasetyo, Rabu (3/3/2015).

Dilansir Viva.co.id, Jumat (6/3/2015), pemilihan Senapan SS1-V1 sebagai senjata yang akan dipakai dalam eksekusi mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran bukan tanpa alasan kuat. Senjata SS1-V1 dikenal sebagai salah satu produk terbaik dari PT Pindad.

Advertisements

SS1 V1 diproduksi Pindad mengadopsi senapan FN FNC buatan Belgia. Senapan itu masuk dalam ketegori atau tipe senapan serbu yang bekerja dengan sistem kerja gas. SS1 V1 mempunyai berat bersih tanpa amunisi seberat 4.06 kilogram, sedangkan berat dengan peluru amunisi penuh (30 butir) bisa mencapai 4.42 kilogram.

SS1 V1 menggunakan amunisi peluru kaliber 5,56 x 45 mm, kaliber yang sama dengan yang dipakai oleh pasukan NATO di Amerika Serikat. Laras yang dimiliki SS1 V1 sudah dilengkapi dengan peredam sinar yang berguna untuk mengurangi pancaran api dan hentakan ke belakang.

Peluru yang dilepaskan oleh senapan ini mammpu mencapai kecepatan 710 meter per detik. Dengan kecepatan peluru seperti itu, terpidana mati yang ditembak dari jarak 50 meter akan mengalami luka tembak dari dada hingga tembus ke punggung.

Related Posts.

Leave a Reply