MEDIAJURNAL » Dunia » Sebut Masjid Sumber kebencian, Donald Trump Ingin Tutup Masjid di AS

Sebut Masjid Sumber kebencian, Donald Trump Ingin Tutup Masjid di AS

Written by on |
Donald Trump dan Istrinya, Melania Knauss

Donald Trump dan Istrinya, Melania Knauss / Zimbio

Kecaman atas teror berdarah yang terjadi di Paris, Perancis, Jumat, 13 November 2015 silam masih terus menggema. Aksi brutal yang diduga dilakukan oleh teroris Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) itu malah membuat warga Eropa dan juga Amerika Serikat semakin was-was dengan keberadaan komunitas Islam di negera-negara tersebut.

Donald Trump, Bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, mengatakan sudah saatnya pihak-pihak berwenang di AS mulai mendatangi masjid-masjid yang ada di AS. Langkah pengawasan terhadap masjid, menurut Trump, sangat diperlukan karena dia menduga rencana-rencana jahat sering dibicarakan di masjid.

“Kita harus mengawasi dan meneliti masjid-masjid itu, karena banyak pembicaraan terjadi di tempat-tempat itu,” ujar Trump dalam wawancara dengan stasiun televisi MSNBC, dikutip dari Merdeka.com, Rabu, 18 November 2015.

Advertisements

Ketika ditanya, apakah saat nanti dirinya terpilih menjadi presiden Amerika Serikat, dia akan melakukan penutupan masjid-masjid di Amerika Serikat? Trump mengaku bisa saja dia melakukan hal tersebut meski langkah itu sebenarnya tidak dia sukai.

Trump juga menyebut masjid sebagai sumber kebencian hingga terjadi teror di mana-mana. “Saya tidak akan suka melakukannya, tapi ini sesuatu yang perlu benar-benar kita pertimbangkan. Karena beberapa ide dan kebencian datang dari tempat-tempat ini,” tegasnya.

Trump sendiri, selama ini memang dikenal sebagai tokoh yang sedikit rasis dan anti-semit. Namun belakangan, paska dia menyatakan diri untuk maju dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat, Pria 68 tahun dengan kekayaan 4 miliar dolar itu sadikit melunak dengan sikap anti-semitnya.

Related Posts.

Leave a Reply