MEDIAJURNAL » Kriminal » Sebelum Kepergok Warga Saat Mencuri Kotak Amal Sodikin Sempat Salat

Sebelum Kepergok Warga Saat Mencuri Kotak Amal Sodikin Sempat Salat

Written by on |
Ilustrasi Asusila

Ilustrasi Asusila / Shutterstock

Sodikin, pria 24 tahun asal Ciamis, Jawa Barat nekat mencuri kotak amal di sebuah masjid di kawasan Kedaung, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (7/9/2014). Modus pencurian yang dilakukan oleh Sodikin tergolong Unik.

Sebelum beraksi menggondol kotak amal masjid, Sodikin masih sempat menunaikan ibadah salat, setelah selesai salat lalu Sodikin berusaha memasukan kotak amal mushola tersebut ke tas yang dia bawa. “Saya salat dulu sebelum mengambil kotak amalnya, Kotak amal saya masukkan ke dalam tas,” ujarnya saat ditemui di ruang Reskrim Mapolsek Ciputat, ‎Minggu (7/9/2014).

Karena tas yang dibawa oleh Sodikin terlalu kecil kotak amal masjid tersebut ternyata tidak muat di masukkan ke tasnya. Kesialan Sodikin tak berhenti disitu saja, saat dia bersusah payah memasukkan kotak amal ke dalam tasnya, panjaga masjid menyadari kehadirannya kemudian berteriak memanggil warga sekitar.

Advertisements

Warga sekitar masjid yang geram kemudian menghajar Sodikin hingga babak belur sebelum menyerahkannya ke Mapolsek Ciputat. Kepada petugas polisi yang memeriksanya, Sodikin mengaku terpaksa mencuri karena sudah empat bulan merantau di Jakarta namun tak kunjung dapat pekerjaan juga. “Saya terpaksa. Sudah 4 bulan belum dapat kerjaan, Saya kapok mencuri.” katanya.

Sodikin malah menyalahkan pemerintah yang kurang bisa mensejahterakan rakyatnya, dia berujar bila pemerintah perhatian terhadap rakyat kecil seperti dirinya, mungkin dia tak akan jadi pencuri. “Andai Menko Kesra perhatian kepada rakyat kecil seperti saya, mungkin‎ saya tak akan begini,” kilahnya seperti dikutip dari detik.com, Minggu (7/9/2014).

Kompol Burhanudin, Kapolsek Ciputat mengatakan bahwa Sodikin akan dijerat dengan pasal asal 365 KUHP jo pasal 53 tentang pencurian dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara. “Hukuman maksimal 6 tahun penjara,” kata Kompol Burhanudin.

Related Posts.

Leave a Reply