MEDIAJURNAL » Nasional » Sabtu-Minggu PNS Masuk Kerja, Ahok: Tidak Ada Waktu untuk Keluarga

Sabtu-Minggu PNS Masuk Kerja, Ahok: Tidak Ada Waktu untuk Keluarga

Written by on |
Gubernur Ahok

Gubernur Ahok / Youtube

Usulan Organisasi Kemasyarakatan sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yaitu Dewan Koordinasi Nasional Garda Bangsa agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada hari Sabtu dan Minggu Tetap Masuk Kerja mendapat penolakan dari para PNS dan beberapa tokoh.

Usulan yang sudah dipertimbangkan oleh Tim Transisi Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla ini pun mendapat penolakan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Menurut Ahok, usulan itu tidak manusiawi karena tidak memberikan masa istirahat bagi para PNS.

“Orang bekerja harus seimbang, kerja ada masa istirahat, dalam menjalani pola kehidupan sustainable,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/9/2014).

Advertisements

Ahok menjelaskan bahwa bila usulan itu diberlakukan di Jakarta, wilayah yang dia pimpin, maka akan sangat memberatkan para PNS Jakarta. Menurut Ahok, kerja Sabtu dan Minggu libur saja PNS Jakarta kehabisan waktu bersama keluarga karena kondisi jalanan yang macet, apalagi kalau Sabtu dan Minggu masih diharuskan masuk kerja.

“Jelas tidak akan sustainable. Karena Jakarta itu terlalu macet. Nanti gak ada waktu lagi buat keluarga. Kerja setengah mati Sabtu dan Minggu masih masuk,” terangnya seperti dikutip dari Tribun News, Kamis (18/9/2014).

Bila dicermati, pernyataan Ahok tersebut tak sepenuhnya tepat, boleh jadi Ahok kurang memahami konsep dari usulan itu yang menyebutkan bahwa PNS tatap diberi hari libur secara bergantian selain hari Sabtu dan Minggu, seperti dijelaskan oleh Anas Nasihin, Wakil Ketua Umum DKN Garda Bangsa.

“Pemerintah bisa disebut responsive jika PNS-nya bisa bekerja tujuh hari full tanpa hari libur. Tapi, tidak harus full juga kerjanya. Maksud saya hari liburnya bisa dipilih,” kata Anas, Minggu (14/9/2014).

Related Posts.

Leave a Reply