MEDIAJURNAL » Nasional » Presiden Jokowi Malu atas Munculnya Wacana Kenaikan Gaji Presiden

Presiden Jokowi Malu atas Munculnya Wacana Kenaikan Gaji Presiden

Written by on |
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi / JIBI Foto

Sempat menjadi pergunjingan dalam beberapa hari ini, akhirnya Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan tanggapan terkait wacana kenaikan gaji presiden sebesar 50 persen. Menurut Jokowi, rencana kenaikan gaji Presiden itu tidak tepat diutarakan sekarang, saat ekonomi Indonesia sedang melambat.

Bahkan Jokowi melihat wacana kenaikan gaji presiden adalah hal yang aneh. “Jangan aneh-aneh lah, ekonomi melambat seperti ini,” ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2015.

Jokowi mengaku tidak tahu siapa yang pertama kali mengusulkan kenaikan gaji presiden tersebut. Jokowi malah meminta awak media untuk bertanya ke orang yang pertama melontarkan wacana kenaikan gaji presiden itu, apakah pantas saat ini mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan tunjangan atau gaji.

Advertisements

“Siapa yang ngusulin? Tanyakan ke sana, sekali lagi dalam ekonomi yang melambat ini, malu kita ngurus-ngurus yang berkaitan dengan tunjangan, dengan gaji,” ujar Jokowi, dikutip dari Tribun News, Kamis, 17 September 2015.

Terkait wacana serupa, yakni langkah Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang telah menyetujui kenaikan tunjangan anggota DPR, Jokowi enggan memberikan tanggapannya. “Urusan yang di sana tanyakan ke Menkeu, saya belum tahu,” pungkasnya.

Related Posts.

Berikan Komentar