MEDIAJURNAL » Kriminal » Polisi Dianiaya Saat Menolong Teman Wanitanya dari Penagih Hutang

Polisi Dianiaya Saat Menolong Teman Wanitanya dari Penagih Hutang

Written by on |
Ilustrasi Kekerasan

Ilustrasi Kekerasan / Shutterstock

Aksi para penagih hutang semakin nekat saja, mereka tak hanya berani menganiaya warga sipil namun seorang aparat pun berani mereka aniaya, seperti yang baru-baru ini terjadi.

Sasongko, seorang anggota polisi menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan lima orang penagih hutang. Selain menganiaya Sasongko lima penagih hutang tersebut juga merampas uang sebesar Rp 400 ribu milik Sasongko.

Kejadian bermula ketika Sasongko dimintai tolong oleh teman wanitanya Suciwati untuk menolongnya yang sedang diancam oleh lima orang penagih hutang. Saat Sasongko datang Susilawati kemudian pergi dengan niatan mau mengambil uang sebanyak 14 juta untuk dibayarkan ke para penagih hutang tersebut.

Advertisements

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi dan Kapolsekta Sukajadi Kompol Sumi membenarkan telah terjadi penganiayaan terhadap anggotanya. “Teman korban ini diancam oleh salah seseorang pelaku. Korban lalu menemui temannya yang sedang diancam oleh lima orang,” kata Kombes Pol Mashudi seperti dilansir dari Tribun News, Kamis (28/8/2014).

Lama ditunggu Susilawati tak kunjung kembali, hal tersebut membuat para penagih hutang marah dan menganiaya sasongko. Sasongko sebelum dianiaya mengaku kalau dirinya adalah seorang anggota polisi, namun kelima penagih hutang tersebut tidak percaya, dan terus saja memukuli Sasongko.

“Korban kemudian dipaksa untuk ikut ke kantor para pelaku. Namun di Lapangan Abra korban dipukuli, Tahunya setelah kejadian” pungkasnya.

Kelima tersangka penganiayaan angota peolisi tersebut sekarang sudah ditangkap polisi, saat ini ditahan di Mapolsekta Sukajadi, ketiganya dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Related Posts.

Leave a Reply