MEDIAJURNAL » Kriminal » Penipu SMS Minta Pulsa, Menang Undian, dan Minta Transfer Ditangkap

Penipu SMS Minta Pulsa, Menang Undian, dan Minta Transfer Ditangkap

Written by on |
Barang Bukti Penipuan SMS

Barang Bukti Penipuan SMS / Detik.com

Dengan semakin menjamurnya penggunaan telepon seluler (ponsel)┬ádi tanah air dalam beberapa tahun belakangan, penipuan melalui Short Message Service (SMS) juga semakin gencar. Modus penipuan SMS pun beragam, mulai dari ‘Mama minta pulsa’, menang undian operator seluler atau bank, hingga SMS ‘langsung tembak’ minta transfer ke rekening pelaku.

Kini masyarakat bisa sedikit lega karena salah satu pria yang diduga sebagai ketua sindikat penipuan lewat SMS dengan modus-modus seperti di atas berhasil ditangkap jajaran kepolisian dari Polda Metro Jaya di Jalan Trans Sulawesi, Kota Malili, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 November 2015. Pelaku diketahui bernama Efendi alias Lekkeng alias Kenz.

“Efendi alias Lekkeng alias Kenz diamankan di Jalur Trans Sulawesi bekerja sama dengan Polsek Wolo dan Polres Malili,” kata Kepala Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan, Subdit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 5 November 2015.

Advertisements

Efendi ditangkap saat bersama anak, istri, dan dua kerabatnya, mengendarai mobil Avanza bernomor polisi DD-8312-XY. “Tersangka diamankan bersama istrinya, Herawati, dan anaknya Febi Lautang,” terang Herry Heryawan sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia, Jumat, 6 November 2015.

Dari pekerjaan haramnya itu, Efendi bisa hidup mewah, hal itu dibuktikan dengan barang-barang bukti yang berhasil disita polisi. Barang bukti yang berhasil disita antara lain, mobil Honda CRV dengan nomor polisi D 1156 KQ, motor Ninja 250 Hitam, motor MIO Putih DP 2331 CF, dan mobil Avanza Veloz Putih yang nomor polisinya telah dipalsukan oleh tersangka.

Tidak hanya itu, polisi juga berhasil mengungkap bahwa Efendi sedang membangung rumah di atas tanah seluas 600 meter yang diduga dari hasil penipuan SMS yang dijalaninya. “Selain itu juga ada rumah yang baru dibangun dengan luas tanah kurang lebih 600 meter beserta isi yang masih di dalam rumah,” lanjutnya/

Saat ini polisi masih terus menginterogasi pria yang mempunyai KTP palsu dengan nama Heri Gunawan itu. “Kami juga mengamankan KTP palsu atas nama Heri Gunawan. Untuk penelusuran barang-barang yang lain masih kami interograsi,” tandasnya.

Related Posts.

Leave a Reply