MEDIAJURNAL » Lifestyle » Penelitian Terbaru Sebut Daging Sapi Penyebab Kanker, Australia Geram

Penelitian Terbaru Sebut Daging Sapi Penyebab Kanker, Australia Geram

Written by on |
Steak Daging Sapi Australia

Steak Daging Sapi Australia / hungrygowhere.com

Senin, 26 Oktober 2015 lalu, The International Agency of Research into Cancer (IARC), merilis sebuah laporan penelitian terbarunya yang menyebutkan bahwa daging sapi bisa memicu munculnya sel kanker pada manusia. Laporan setebal 800 halaman itu langsung mendapat tanggapan pro dan kontra.

Salah satu yang kontra dengan laporan tersebut adalah negara-negara pengekspor daging sapi, seperti Australia. Hasil penelitian IARC itu, menurut Barnaby Joyce, Menteri Pertanian Australia, tak ubahnya sampah dan terkesan tendensius karena terburu-buru dalam mengambil kesimpulan.

“Saya pikir seseorang tidak mungkin langsung mati akibat kanker usus setelah makan sosis.” ungkap Joyce, dikutip dari AFP, Rabu, 28 Oktober 2015.

Advertisements

Joyce juga tidak terima karena laporan itu secara tidak langsung menyamakan daging sapi dengan rokok, yang sudah disepakati bersama sebagai pemicu munculnya sel kanker di tubuh manusia. “Tidak sepatutnya daging disamakan dengan rokok, ini semua jelas omong kosong,” tegasnya,

North American Meat Institute (NAMI) atau Asosiasi Pedagang Daging Amerika Utara juga mengeluarakan pernyataan senada dengan Barnaby Joyce. Betsy Booren, Wakil Presiden NAMI, mengatakan bahwa dugaan laporan IARC itu ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu sulit dielakkan. “Ada agenda tertentu menyebut daging bisa memicu kanker,” kata Betsy.

Australia sendiri secara data atau statistik dari penelitian lembaga independen, sebenarnya sulit untuk membantah laporan IARC itu. Negara yang juga berpredikat konsumen daging sapi terbesar di dunia itu berada di peringkat delapan, negara yang penduduknya paling berisiko terkena kanker.

Bahkan Badan Kanker Australia juga memperkuat data penelitian lembaga independen tersebut. Badan Kanker Australia menyebut bahwa satu dari enam kasus kanker usus yang terjadi di Australia berkaitan dengan konsumsi daging sapi secara berlebihan.

Related Posts.

Leave a Reply