MEDIAJURNAL » Bisnis » Maruarar Sirait Sarankan Jokowi Untuk Menjual Pesawat Kepresidenan

Maruarar Sirait Sarankan Jokowi Untuk Menjual Pesawat Kepresidenan

Written by on |
Pesawat Kepresidenan

Pesawat Kepresidenan / AEROS

Setelah menyatakan sikap menolak kenaikan harga BBM, Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait kembali mengeluarkan pernyataan yang cukup kontroversial, politisi kelahiran 23 Desember 1969 itu menyarankan Presiden Terpilih Joko Widodo untuk menjual Pesawat Kepresidenan.

Maruarar Sirait menilai penjualan pesawat kepresidenan adalah bentuk efisiensi penghematan anggaran yang bisa dilakukan pemerintahan Jokowi, pernyataan Ara ini terbilang kontradiktif, mengingat pesawat kepresidenan dibeli dengan tujuan menghemat anggaran perjalanan dinas presiden yang terlalu besar karena selalu menyewa pesawat.

“Efisiensi rakyat juga harus lihat seperti pengurangan anggaran perjalanan dinas. Ke depan saya usulkan pesawat presiden dijual saja, ini untuk efisien. Protokoler dikurangi dan ini memberi contoh. Pemimpin tidak sederhana bagaimana orang bisa sederhana,” ujar Ara dalam diskusi di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Advertisements

Ara tak hanya menyarankan Jokowi untuk menjual pesawat kepresidenan namun dia juga usul agar perjalanan dinas keperesidenan ke luar negeri juga dikurangi, menurutnya perjalanan dinas presiden ke luar negeri sebaiknya hanya dilakukan bila menyangkut kedaulatan negara saja.

“Keluar negeri akan kita kurangi kecuali masalah ketahanan kita. Rakyat mau melihat itu,” ujarnya seperti dilansir dari merdeka.com, Senin (1/8/2014).

Pesawat kepresidenan Boeing Business Jet 2  khusus untuk VVIP pada 10 April 2014 silam tiba di Base Ops, Lanud Halim Perdanakusuma. Pesawat seharga Rp 840 miliar itu sempat mengundang pro dan kontra saat pemerintah SBY memutuskan untuk memesan pesawat itu dari Pabrikan Boeing di Amerika Serikat.

Related Posts.

Leave a Reply