MEDIAJURNAL » Nasional » Maruarar Sirait Cs Tidak Jadi Pengurus DPP PDIP, Para Pengamat Kaget

Maruarar Sirait Cs Tidak Jadi Pengurus DPP PDIP, Para Pengamat Kaget

Written by on |
Maruarar Sirait

Maruarar Sirait / indopolitika.com

Bagi anda yang mengikuti perkembangan politik tanah air, tentu tidak asing dengan nama-nama politisi PDIP seperti Maruarar Sirait, Rieke Diah Pitaloka, Eva Kusuma Sundari, atau Pramono Anung. Mereka dikenal sangat aktif dalam membesarkan partai dengan cara masing-masing.

Dalam hasil Kongres IV PDIP di Bali beberapa hari lalu, Ara, Rieke, Eva dan Pramono tidak masuk dalam susunan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Hal tersebut membuat kaget beberapa pengamat politik, salah satunya adalah M Qodari, Direktur Eksekutif Indo Barometer.

Qodari menilai mereka berempat adalah kader-kader PDIP yang sangat berkualitas dan sangat kompeten di bidangnya, sehingga sangat disayangkan jika mereka tersingkir dari jajaran pengurus PDIP. “Sangat disayangkan memang, orang berkualitas sekelas mereka didepak,” ungkap Qodari di Jakarta, Sabtu, 11 April 2015.

Advertisements

Hal senada juga diungkapkan oleh Boni Hargens, pengamat Politik Universitas Indonesia (UI). Menurutnya, masyarakat dan para pengamat akan bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang kader seperti Maruar Sirait dan Eva Sundari tidak masuk susunan pengurus DPP PDIP.

“Itu sangat disayangkan ya. Saya sendiri sangat menyayangkan orang seperti Maruar tidak masuk. Tapi kalau Maruar Sirait, Eva Sundari, dan lain-lain yang berpotensi tidak masuk itu yang jadi pertanyaan,” ujar Boni, dikutip dari Tribun News, Sabtu, 11 April 2014.

Selain aktif membesarkan nama partai, Ara dan Eva juga tidak berada dalam pemerintahan Jokowi sekarang, sehingga agak aneh mendapati Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tidak memasukan mereka dalam jajaran pengurus pusat partai berlambang banteng moncong putih itu

“Saya tidak mencurigai apa-apa, tapi itu tetap menjadi pertanyaan. Ara dan Eva kan ini tidak ada di pemerintahan, kenapa enggak masuk,” pungkasnya.

Related Posts.

Leave a Reply