MEDIAJURNAL » Dunia » Majalah Charlie Hebdo Diserang Kouachi Bersaudara, 12 Orang Tewas

Majalah Charlie Hebdo Diserang Kouachi Bersaudara, 12 Orang Tewas

Written by on |
Cherif Kouachi

Cherif Kouachi / LiveLeak

12 orang dilaporkan tewas dalam serangan brutal teroris ke kantor majalah satir Charlie Hebdo di Paris, Perancis, Rabu (7/1/2014). Dari ke-12 korban yang tewas satu di antaranya adalah Stephane Charbonnier alias Charb, Pemimpin redaksi Charlie Hebdo.

Tiga orang penyerang yang diyakini adalah ekstrimis muslim juga membunuh Jean Cabut alias Cabu, yang merupakan kartunis utama di Charlie Hebdo. Kartunis lain Tignous dan Wolinski juga meregang nyawa dalam serangan keji tersebut.

Sebelum mengeksekusi belasan orang di kantor Charlie Hebdo, tiga penyerang itu menanyakan satu persatu nama dan jabatannya dalam Charlie Hebdo. Seteleh cocok dengan daftar target yang akan dibunuh, para pekerja Charlie Hebdo ditembak mati.

Advertisements

Stephane Charbonnier sebelumnya sudah mendapat beberapa kali ancaman pembunuhan terkait konten karikatur dari majalah Charlie Hebdo yang menghina nabi umat muslim, Muhammad SAW. Maka dari itu kepolisian setempat menugaskan dua orang polisi untuk selalu berjaga di depan kantor Charlie Hebdo.

Sayang kedua polisi yang ditugaskan itu tewas dalam serangan kemarin, kedua polisi yang hanya bersenjata pistol kalah dalam baku tembak dengan tiga orang penyerang yang menenteng senapan AK-47. Bahkan dalam video yang dirilis The Guardian, Kamis (8/1/2015), salah satu polisi yang terkapar ditembak dalam jarak dekat.

Polisi perancis sendiri sudah mengetahui identitas ketiga penyerang, yaitu Said Kouachi, Cherif Kouachi dan Hamyd Mourad, yang merupakan warga Perancis keturunan Algeria. Ketiganya diketahui berusia antara 18 hingga 32 tahun, Said dan Cherif merupakan kakak-adik.

Related Posts.

Berikan Komentar