MEDIAJURNAL » Nasional » Jokowi Akan Pakai Hak Veto, Indra Piliang: Jokowi Tak Paham Konstitusi

Jokowi Akan Pakai Hak Veto, Indra Piliang: Jokowi Tak Paham Konstitusi

Written by on |
Indra J Piliang

Indra J Piliang / tempo.co

Pernyataan Presiden terpilih Indonesia, Joko Widodo, tentang dirinya yang akan mengeluarkan hak veto bila dijegal oleh anggota DPR dari Koalisi Merah Putih mendapat tanggapan dari Politisi Partai Golkar, Indra J Piliang.

Lewat akun sosial media Twitternya @IndraJPiliang, pria 42 tahun itu menilai penyataan Jokowi malah mempermalukan dirinya sendiri karena tidak mengerti konstitusi Indonesia. Indra menjelasakan bahwa di konstitusi tanah air tidak ada hak veto, namun hanya ada di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Australia.

“Sy baca berita Pak @jokowi_do2 soal hak veto ini. Serius keleus bicaranya. Tp tidak ada dalam konstitusi Indonesiah Pak. Amrikiyah ada,” tulisnya di Twitter, Sabtu (11/10/2014).

Advertisements

Lebih jauh, Indra Piliang menjelaskan bahwa Presiden Amerika Serikat diberikan kewenangan untuk mengeluarkan hak veto guna melawan parlemen AS, sementara di Australia hak veto diberikan kepada Majelis Rendah untuk melawan Majelis Tinggi.

Undang-Undang Dasar 1945 memang sama sekali tidak menyebut bahwa Presiden memiliki hak veto. Hanya saja  Pasal 20 ayat 2 berbicara demikian, ‘setiap rancangan undang-undang dibahas oleh DPR dan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama’.

Makna dari pasal di atas adalah setiap RUU harus memiliki persetujuan DPR dan presiden. Seperti beberapa waktu lalu, ketika Presiden SBY ‘dipaksa’ netizen untuk menggunakan haknya menolak RUU Pilkada.

Related Posts.

Leave a Reply