MEDIAJURNAL » Nasional » Jenderal Moeldoko: Demi Kehormatan, KPK Tidak Bisa Masuk ke TNI

Jenderal Moeldoko: Demi Kehormatan, KPK Tidak Bisa Masuk ke TNI

Written by on |
Panglima TNI Jenderal Moeldoko

Panglima TNI Jenderal Moeldoko / beritasatu.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal tak punya gigi ketika di hadapan Tentara Nasional Indonesia (TNI), setidaknya itulah yang akan terjadi setelah Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengeluarkan pernyataan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi tak bisa melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana korupsi di TNI.

Jenderal Moeldoko berpendapat bahwa kehormatan TNI akan hilang bila KPK sampai masuk ke TNI, bila di TNI ada KPK artinya sedang terjadi kasus korupsi di TNI. Sementara itu TNI merupakan ranah militer yang mempunyai peradilan dan pengadilan sendiri, KPK tak berhak untuk turut campur.

“Kalau sampai KPK masuk menyidik kasus korupsi, maka TNI tak terhormat lagi, Karena itu, kita harus jaga kehormatan TNI. Jangan sampai terjadi korupsi di TNI,” ujar Jenderal Moeldoko di Aula Gatot Subroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 11 Agustus 2014.

Advertisements

Moeldoko juga mengungkapkan bahwa hubungan antara TNI dan KPK baik-baik saja, bahkan Moeldoko tak jarang minta masukan ke KPK dalam mengelola anggaran yang baik dan bersih di tubuh TNI. Moeldoko berharap jika KPK ke TNI agendanya mengobrol atau ngopi-ngopi saja biar semakin akrab.

“Jadi, kalau KPK masuk ke TNI, biar agendanya minum kopi dan mengobrol saja,” kata Moeldoko sambil tertawa, dikutip dari, tempo.co, Senin 11 Agustus (2014).

Pada hari yang sama, 11 Agustus 2014, Jenderal Moeldoko mendeklarasikan pakta integritas dan wilayah bebas korupsi di lingkungan TNI serta menandatangani piagam antikorupsi di tubuh TNI. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri PAN-RB Azwar Abubakar ketua KPK Abraham Samad, dan Ketua Ombudsman RI Danang Garindrawardana.

Related Posts.

Leave a Reply