MEDIAJURNAL » Lifestyle » Heboh Pendeta Gay Charamsa di Vatikan, Paus Fransiskus Minta Maaf

Heboh Pendeta Gay Charamsa di Vatikan, Paus Fransiskus Minta Maaf

Written by on |
Paus Fransiskus

Paus Fransiskus / thewardrobedoor.com

Vatikan diguncang skandal hebat pada awal bulan Oktober ini. Seorang pendeta Katolik asal Polandia yang juga punya jabatan di Vatikan membuat pengakuan mengejutkan bahwa dirinya adalah seorang pria homoseksual atau gay. Tidak hanya itu saja, Pendeta bernama Krzysztof Charamsa, 43 tahun, itu juga memperkenalkan kekasih sejenisnya yang bernama Eduard.

Vatikan tak perlu menunggu lama untuk memecat Charamsa dari jabatan yang dia emban di Vatikan karena dia menolak untuk ‘disembuhkan’. Sejak skandal itu menjadi pemberitaan di media-media, umat katolik dunia menunggu pernyataan atau klarifikasi resmi dari pemimpin tertinggi Katolik, Paus Fransiskus.

Dalam audiensi umum yang dihelat baru-baru ini, Paus Fransiskus meminta maaf atas skandal yang telah melanda Roma dan Vatikan. Meski paus tidak menyebut langsung bahwa skandal yang dimaksud adalah skandal Krzysztof Charamsa, namun publik meyakini skandal yang dimaksud Paus Fransiskus adalah sekandal pendeta gay Charamsa.

Advertisements

“Sebelum saya memulai katekese (pewartaan Injil), saya ingin atas nama gereja meminta maaf untuk skandal yang baru-baru ini menimpa Roma dan Vatikan. Saya minta maaf,” kata Paus Fransiskus kepada ribuan orang yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, dikutip dari CBS News, Jumat, 16 Oktober 2015.

Lebih jauh, paus menerangkan bahwa Tuhan Yesus sendiri adalah seorang realis, yang artinya Dia tidak mengingkari atas adanya skandal-skandal yang akan terjadi. Meski begitu, menurut Paus, Yesus tidak membenarkan skandal seperti itu, karena homoseksual adalah perbuatan terkutuk.

“Yesus adalah seorang realis dan Ia mengatakan tidak dapat dihindari bahwa skandal akan terjadi, akan tetapi celakalah orang yang menyebabkan skandal tersebut,” pungkasnya.

Related Posts.

Leave a Reply