MEDIAJURNAL » Sosial » Gunung Slamet Meletus 38 Kali Selama 6 Jam, Hutan Savana Terbakar

Gunung Slamet Meletus 38 Kali Selama 6 Jam, Hutan Savana Terbakar

Written by on |
Gunung Slamet Meletus

Gunung Slamet Meletus / merdeka.com

Gunung Slamet terus menunjukan peningkatan aktivitasnya sejak statusnya ditingkatkan menjadi siaga pada Rabu (10/9/2014) lalu. Data pengamatan Gunung Slalmet terbaru yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi hari Kamis antara pukul 12.00-18.00 Wib menunukukan terjadi 38 kali letusan setinggi 200 sampai 1500 meter.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menjelaskan, dari 38 kali letusan Gunung Slamet Kemarin, 20 kali diantaranya disertai suara dentuman yang kuat dan juga disertai keluarnya abu berwarna coklat kehitaman.

“Secara visual cuaca terang, angin tenang. Gunung Slamet teramati terjadi 38 kali letusan, dengan mengeluarkan abu berwarna coklat kehitaman tebal dengan tinggi letusan 200-1.500 m. Terdengar 20 kali dentuman kuat.” ungkap Sutopo seperi dikutip dari merdeka.com, Jumat (12/9/2014).

Advertisements

Masih menurut Sutopo, Letusan Gunung Slamet kemarin menyebabkan terbakarnya hutan savana di sekitar Gunung Slamet, tepatnya sebelah timur dan barat laut dari puncak Gunung Slamet.

“Jarak luncur material lava pijar 1.300 m. Hal ini menyebabkan hutan savana di sekitar puncak Gunung Slamet terbakar di dua titik, yaitu kawasan sebelah timur dan barat laut.” lanjutnya.

Akibat aktivitasnya yang setiap hari semakin meningkat, warga sekitar Gunung Slamet dilarang mendekati area radius 4 kilometer dari puncak Gunung. Sutopo menjelaskan bahwa Hingga saat ini Masyarakat sekitar gunung masih aman dan belum perlu mengungsi.

“Masyarakat Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang belum perlu mengungsi. Namun diimbau untuk tetap siap siaga,” kata Sutopo.

Related Posts.

Leave a Reply