MEDIAJURNAL » Sosial » Gubernur Ahok Minta Maaf Kepada Warga Jakarta Karena Masih Banjir

Gubernur Ahok Minta Maaf Kepada Warga Jakarta Karena Masih Banjir

Written by on |
Gubernur Ahok

Gubernur Ahok / Youtube

Dalam beberapa hari ini, Banjir kembali menyerang DKI Jakarta. Genangan air di bebarapa titik Ibu Kota membuat aktivitas warga Jakarta terganggu. Warga yang kecewa menilai pemerintah provinsi DKI telah gagal mengantisipasi banjir yang kembali terjadi.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi di jakarta akibat akumulasi curah hujan yang tinggi pada tanggal 7 hingga 9 Februari 2015. Tak ingin larut dalam perdebatan penyebab banjir, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh warga Jakarta.

Dalam permintaan maafnya, Ahok tidak menampik fakta bahwa Jakarta hingga detik ini masih belum bisa terbebas dari banjir. “Makanya, pertama kita harus minta maaf kepada masyarakat bahwa fakta DKI itu belum bisa menyelesaikan banjir yang aliran kiri (barat) dan aliran kanan (timur),” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Advertisements

Walau mengkui bahwa wilayah yang dia pimpin belum bisa lepas sepenuhnya dari bencana banjir, namun ahok mengklaim bahwa banjir yang terjadi saat ini berbeda dengan banjir yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Banjir yang terjadi baru-baru ini, menurut Ahok, lebih cepat surut.

“Banyak daerah banjir yang sekarang cuma sebentar surut,” ujarnya sebagaimana dilansir JPNN, Selasa (10/2/2015).

Ahok mengaku juga sudah mulai melakukan himbauan yang diberikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla agar Pemprov DKI segera mencari solusi untuk mengatasi masalah banjir yang terus terjadi. Salah satu yang sudah dilakukan adalah mewajibkan penggunaan pompa di sungai bila ada perusahaan yang ingin membangun.

“Kita juga sudah mulai menyadari sesuai pesan Pak JK, Jakarta kan terjadi penurunan permukaan tanah, jadi kalau mau buka tanah harus pakai pompa di ujung sungai terdekat,” pungkasnya.

Related Posts.

Leave a Reply