MEDIAJURNAL » Sosial » FPI Caci Maki Ahok Bertentangan dengan Agama, Kata Ali Mustafa Yaqub

FPI Caci Maki Ahok Bertentangan dengan Agama, Kata Ali Mustafa Yaqub

Written by on |
Ali Musthafa Yaqub

Ali Musthafa Yaqub / Tempo

Front Pembela Islam (FPI) menggelar domo ‘Tolak Ahok’ di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari ini, Senin (10/11/2014). Dalam aksinya, masa FPI menuntut Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mundur dari jabatannya.

Caci maki terhadap Ahok dilontarkan oleh Ketua Umum FPI Rizieq Shihab saat berorasi di depan ribuan massanya. Menurut Rizieq Shihab, Ahok yang beragama Nasrani dan gemar memakan daging babi tidak pantas memimpin Jakarta.

“Ahok itu musuh Islam, penyuka makanan babi, nggak pantas pimpin Jakarta! Kayak nggak ada calon gubernur lain saja yang agamanya Islam!” teriak Rizieq di atas mobil komando di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2014).

Advertisements

Sementara itu, pandangan berbeda dikemukakan oleh Ali Musthafa Yaqub, Imam Besar Masjid Istiqlal, ¬†Musthafa Yaqub menghimbau agar FPI tidak mencaci maki Ahok karena hal seperti itu justru bertentangan dengan ajaran agama Islam. “Beramar maruf nahi munkar jangan menimbulkan kemunkaran yang baru, Itu dilarang menurut hukum agama,” terang Musthafa Yaqub, dilansir detik.com, Senin (10/11/2014).

Bahkan Ali Musthafa Yaqub meminta FPI untuk bersabar dan mendukung pemerintahan Ahok di Jakarta hingga tahun 2017 nanti, sebagai bukti bahwa FPI bisa mengikuti aturan hukum positif. Ahli bidang syariah dan ilmu hadist lulusan Universitas King Saud itu mempersilahkan FPI untuk tidak memilih Ahok, yaitu pada Pilgub DKI 2017 mendatang.

“Saya sudah sampaikan berkali-kali, sekarang ini bukan saatnya memilih, Kalau FPI memilih sesuai tuntutan Allah, pada 2017 jangan memilih yang tidak disukai Allah. Jangan memilih yang menurut Allah yang tidak bagus,” pungkasnya.

Related Posts.

Berikan Komentar