MEDIAJURNAL » Nasional » Dubes Arab Saudi: Kabar 28 Petugas Haji Dihukum Mati Itu Hanya Hoax

Dubes Arab Saudi: Kabar 28 Petugas Haji Dihukum Mati Itu Hanya Hoax

Written by on |
Salman bin Abdulaziz Al Saud

Salman bin Abdulaziz Al Saud / defense.gov

Beberapa hari paska tragedi Mina yang menewaskan lebih dari 1100 jamaah Haji pada 24 September 2015 lalu, pemerintah Arab Saudi dikabarkan menghukum mati 28 petugas keamanan haji yang dinilai lalai. Kabar itu pertama kali muncul dari media Lebanon bernama Addiyar dan ramai disebarkan oleh netizen di media sosial.

Apakah kabar tersebut benar dan valid? Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia menegaskan bahwa berita yang ditulis oleh media Addiyar itu tidak mengandung nilai kebenaran atau hanya berita Hoax. Tidak ada perintah dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, untuk menghukum 28 petugas keamanan haji.

“Kabar tersebut tidak benar,” ujar Mustafa saat ditemui paska peringatan hari penyatuan Arab Saudi di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2015.

Advertisements

Diwartakan Sindonews.com, Selasa, 29 September 2015, Mustafa menyayangkan fitnah keji yang dilakukan media Lebanon tersebut. Dia juga menyerukan agar seluruh pihak tidak terburu-buru untuk berspekulai dalam mencari penyebab terjadinya tragedi memilukan di Mina.

Terkait atas peristiwa yang juga menewaskan puluhan jamaah haji asal Indonesia itu, Pemerintah Indonesia belum mengeluarakan pernyataan sikap resminya. Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, menerangkan bahwa Presiden Joko Widodo akan menunggu masukan dari Lukman Hakim Saifuddin.

“Apapun sikap itu akan menjadi sikap resmi pemerintah setelah kemudian presiden dapat masukan dari Menteri Agama (Menag-Lukman Hakim),” ujar Pramono Anung.

Related Posts.

Berikan Komentar