MEDIAJURNAL » Kriminal » Dua Gamer Muda Nekat Jadi Rampok Demi Bisa Main Game di Warnet

Dua Gamer Muda Nekat Jadi Rampok Demi Bisa Main Game di Warnet

Written by on |
Warnet Game Online

Warnet Game Online / gamebreaker.tv

Bila orang sudah kecanduan atau terlanjur suka dengan sesuatu biasanya akan melakukan apa saja demi hal tersebut, seperti yang dilakukan oleh dua remaja berinisial RAD, 15 tahun dan MI, 17 tahun. Kedua remaja yang kecanduan game itu nekat merampok demi mendapatkan uang untuk bermain game di warnet.

Kedua gammer koplak itu merampok korbanya, Slamet Riyadi, di Jalan Jeruk, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (22/2/2015). Kompol Husaima, Kapolsek Jagakarsa mengatakan, modus yang digunakan kedua pelaku adalah dengan berpura-pura menjadi pembeli nasi goreng. Ketika penjual nasi goreng lengah karena sedang membuat nasi gorang pesanan pelaku, salah seorang pelaku kemudian merampas ponsel milik Slamet.

“Sementara korban atas nama Slamet Riyadi, pedagang nasi goreng. Salah satu pelaku berinisial RAD langsung merampas telepon korban dan kabur,” kata Husaima, Senin (23/2/2015).

Advertisements

Pelaku yang saat datang mengendarai sepeda motor Vario bernomor polisi B 6712 STV itu kemudian kabur dengan motor tersebut setelah berhasil merampas ponsel korban. Apes bagi keduanya, belum terlalu jauh kabur, keduanya malah terjatuh.

Korban pun langsung menghampiri pelaku saat tahu orang-orang yang merampas ponselnya itu terjatuh. Para pelaku kemudian membacok korban yang datang dengan golok yang telah dipersiapkan sebelumnya. Korban mengalami luka bacok di bagian leher dan jarinya, saat ini dirawat di RS Fatmawati.

“Salah satu pelaku berinisial RAD langsung merampas telepon korban dan kabur,” lanjutnya, dikutip dari Beritasatu.com, Rabu (25/2/2015).

Polisi yang mendapat laporan akan adanya perampokan kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus kedua pelaku saat bermain game di salah satu warnet di Jalan Damai Raya, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Kami berhasil membekuk kedua pelaku di salah satu warnet di Cipete Utara,” ungkap AKP Hari Subeno,  Kanit Reskrim Polsek Jagakarsa.

Kepada petugas yang memeriksanya, RAD dan MI mengaku nekat melakukan aksi perampokan hanya demi mendapatkan uang untuk bermain game di warnet. Mereka mengaku telah melakukan perampokan sebanyak tiga kali. “Mereka mengaku sudah tiga kali beraksi,” tandasnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman 5 tahun penjara telah menanti RAD dan MI.

Related Posts.

Leave a Reply