MEDIAJURNAL » Nasional » Din Syamsuddin: Ahok Jadi Gubernur Jakarta Sesuai UU dan Demokrasi

Din Syamsuddin: Ahok Jadi Gubernur Jakarta Sesuai UU dan Demokrasi

Written by on |
Din Syamsuddin

Din Syamsuddin / tokohtokoh.com

Beberapa waktu lalu, Ali Musthafa Yaqub, Imam Besar Masjid Istiqlal, meminta FPI untuk menahan diri tidak mencaci maki Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Musthafa Yaqub mempersilahkan FPI untuk tidak memilih Ahok pada Pilgub DKI 2017 mendatang.

“Saya sudah sampaikan berkali-kali, sekarang ini bukan saatnya memilih, Kalau FPI memilih sesuai tuntutan Allah, pada 2017 jangan memilih yang tidak disukai Allah. Jangan memilih yang menurut Allah yang tidak bagus,” ujar Musthafa Yaqub, dilansir detik.com, Senin (10/11/2014)

Baru-baru ini, hal senada juga dikemukakan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin. Din mengatakan, bila FPI tidak puas Jakarta dipimpin oleh Ahok, maka pada Pilgub DKI 2017 nanti tidak perlu memilihnya lagi. “Kalau tidak puas silakan pada Pilgub yang akan datang,” terangnya, usai menghadiri makan malam World Peace Forum (WPF) ke-5 di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (22/11/2014).

Advertisements

Din Syamsuddin menghimbau agar FPI tidak melakukan aksi-aksi yang berlebihan atau melanggar hukum dalam menentang kepemimpinan Ahok di Jakarta. Menurut Din, terpilihnya Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga tahun 2017 sudah sesuai undang-undang dan demokrasi.

“Tidak perlu menampilkan pendekatan yang melanggar hukum, ini sudah sesuai dengan undang-undang dan demokrasi,” tegasya, dikutip dari merdeka.com, Minggu (23/11/2014).

Related Posts.

Leave a Reply