MEDIAJURNAL » Nasional » Denny Indrayana Nyatakan Tidak Ada Remisi 17 Agustus untuk Koruptor

Denny Indrayana Nyatakan Tidak Ada Remisi 17 Agustus untuk Koruptor

Written by on |
Denny Indrayana

Denny Indrayana / viva.co.id

Sebagai wujud tegas pemerintah dalam memberantas korupsi, narapidana kasus korupsi tidak akan mendapatkan remisi pada hari kemerdekaan RI ke-69 pada 17 Agustus mendatang. Denny Indarayana, Wakil Menteri Hukum dan HAM mengungkapkan alasan yang digunakan untuk tidak memberikan remisi pada para terpidana korupsi.

Menurut Denny Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 adalah alasan utama tidak diberikannya remisi terhadap para koruptor, dalam PP tersebut menurut Denny tertulis bahwa koruptor tidam memenuhi syarat untuk menerima remisi.

“Kalau memenuhi syarat, dapat. Tapi, sepanjang yang saya tahu, di PP 99 itu, tidak ada yang memenuhi syarat,” ujar Denny seusai di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Advertisements

Denny menjelaskan bahwa sebenarnya terpidana koruptor memliki hak untuk mendapatkan remisi asalkan memenuhi syarat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 yang salah satu syaratnya bersedia bekerja sama dengan penegak hukum membongkar perkara tindak pidana yang dilakukannya dan telah membayar lunas denda dan uang pengganti sesuai dengan putusan pengadilan.

“Rata-rata napi itu tidak mendapatkan karena tidak memenuhi syarat, Jadi, kalau belum diusulkan, bagaimana bisa dapat.” jelas Denny dilansir dari tribunnews.com, Sabtu (16/8/2014)

Hal yang siampaikan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM ini sekaligus menepis kabar bahwa terpidana korupsi mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom akan mendapatkan remisi pada 17 Agustus esok, Denny juga menyatakan tidak ada nama Miranda dalam daftar nama yang diusulkan untuk mendapatkan remisi.
“Dengar-dengar itu kan kalian, yang keluarkan kan kami,” pungkasnya.

Related Posts.

Leave a Reply