MEDIAJURNAL » Nasional » Chairul Tanjung Tertawakan PDIP dan Jokowi yang Merengek BBM Naik

Chairul Tanjung Tertawakan PDIP dan Jokowi yang Merengek BBM Naik

Written by on |
Chairul Tanjung

Chairul Tanjung / Tempo

Sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam beberapa hari belakangan ini kubu Presiden Joko Widodo melakukan lobi terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar segera menaikan harga BBM.

Di mata Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung, hal yang dilakukan oleh kubu Presiden Joko Widodo dalam ini partai PDIP bersama koalisi rampingnya adalah sesuatu yang konyol.

“Orang-orang yang sekarang ini meneriakkan agar harga bbm dinaikkan adalah orang-orang yang dulu menolak kenaikan harga BBM. Jadi ini sesuatu yang lucu,” ujarnya seperti dilansir dari Republika, Selasa (26/8/2014).

Advertisements

Chairul Tanjung menegaskan bahwa Presiden SBY tidak akan menaikan harga BBM karena selama dua tahun ke belakang pemerintah SBY sudah membebani rakyatnya dengan menaikan beberapa komoditas, terlebih selama memerintah SBY sudah beberapa kali menaikan harga BBM.

Pada tahun 2012 SBY sudah menaikan harga BBM sebesar 33 persan, kemudian diikuti kenaikan tarif daftar listrik (TDL) pada tahun 2013 silam, lalu ke depan akan menaikan harga gas elpiji 12 kilogram, Chairul Tanjung menyatakan tak akan menambah beban rakyat dengan menaikan harga BBM lagi. “Pemerintah tidak ingin membebani masyarakat,” katanya.

Tak lupa Chairul Tanjung juga menjawab anggapan yang beredar belakangan ini bahwa Pemerintah SBY sengaja membuat jebakan atau bom waktu terhadap pemerintahan Jokowi dengan tidak menaikan harga BBM.

Menurutnya, dengan menaikan harga BBM sekarang malah akan lebih membebani pemerintah Jokowi ke depan, mengingat kenaikan BBM hampir pasti dibarengi dengan kenaikan harga komoditas lainnya, terjadi inflasi, serta menambah angka kemiskinan.

Related Posts.

Leave a Reply