MEDIAJURNAL » Dunia » Benjamin Netanyahu Boleh Ditangkap Atas Kasus ‘Mavi Marmara’ 2010

Benjamin Netanyahu Boleh Ditangkap Atas Kasus ‘Mavi Marmara’ 2010

Written by on |
Benjamin Netanyahu

Benjamin Netanyahu / telegraph.co.uk

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dinyatakan bersalah oleh pengadilan Spanyol atas kasus penyerangan dan pembunuh aktivis di kapal bantuan Palestina, Mavi Marmara, yang terjadi pada 31 May 2010 silam. Hakim Jose de la Mata menginstruksikan polisi dan Garda Nasional Spanyol untuk menangkap Netanyahu bila datang ke Spanyol.

Netanyahu dianggap sebagai orang paling bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan 8 relawan Turki dan satu relawan AS itu. Selain Netanyahu, pengadilan spanyol juga menjatuhkan hukuman atau kebijakan yang sama pada tujuh pejabat Israel, antara lain; Menlu Israel Avigdor Leiberman, Mantan Menteri Pertahanan Ehud Barak, Mantan Menteri Dalam Negeri Eli Yishai.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Israel merasa telah jadi korban provokasi yang dilakukan oleh pengadilan Spanyol. Melalui juru bicaranya, Emmanuel Nachson, pemerintah Israel akan segera mengadakan pembicaraaan dengan pemerintah Spanyol untuk membatalkan keputusan pengadilan tersebut.

Advertisements

“Kami menganggapnya provokasi (dari Pengadilan Spanyol). Kami akan bekerja sama dengan pemerintah Spanyol untuk membatalkan perintah itu,” ujar Nachson, dikutip dari The Independent, Kamis, 19 November 2015.

Sekadar diketahui, sejak ada perubahan konstitusi di Spanyol, pengadilan Spanyol punya wewenang untuk menyidangkan kasus di luar yuridiksinya bila kasus tersebut pernah dilaporkan ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC). Kasus Mavi Marmara sendiri tahun lalu pernah diajukan oleh belasan pengacara HAM ke ICC di Den Haag, Belanda, namun ditolak.

Related Posts.

Leave a Reply