MEDIAJURNAL » Sosial » Bakso Daging Babi Hutan Gemparkan Sukabumi, Polisi Tangkap Penjual

Bakso Daging Babi Hutan Gemparkan Sukabumi, Polisi Tangkap Penjual

Written by on |
Babi Hutan (Celeng)

Babi Hutan (Celeng) / investigasibrief.com

Kasus penjual bakso nakal yang memakai daging babi hutan (celeng) sebagai bahan pembuat baksonya kembali muncul. Kali ini kasus tersebut menggembarkan warga Sukabumi, Jawa Barat. AKBP Diki Budiman, Kapolres Sukabumi Kota mengaku telah menangkap kedua penjual bakso nakal tersebut, berinisial YR dan AS.

Dari keterangan YR dan AS, ternyata mereka mendapat pasokan daging babi hutan dari tiga orang yang juga memasok daging babi hutan ke penjual bakso di Tangerang dan Lampung. Identitasnya ketiga pemasok itu telah dikantongi polisi. Kepolisian dari polres Sukabumi telah berkoordinasi juga dengan kepolisian di Tangerang, Banten dan Lampung.

“Identitas DPO sudah kami ketahui, bahkan dalam mengungkap kasus ini kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Tangerang, Banten dan Lampung, karena ada dugaan pelaku ini juga memasok daging celeng ke dua daerah itu,” ungkap AKBP Diki Budiman, Minggu, 3 April 2015.

Advertisements

AKBP Diki Budiman mengatakan, ketiga orang pemasok daging babi hutan itu juga sudah menjadi buronan di Tangerang dan Lampung.  Ketiga pelaku bisa memasok daging babi hutan hingga 70 kilogram dalam sehari. Daging-daging babi hutan itu biasanya digunakan para penjual bakso sebagai campuran bahan bakso.

Lebih jauh, AKBP Diki meminta masyarkat tak perlu risau lagi atas kasus beredarnya daging babi hutan ke beberapa penjual bakso nakal. Setelah polisi melakukan koordinasi dengan peguyuban pedagang bakso, polisi menjamin tidak ada lagi bakso daging babi hutan yang beredar di pasaran.

“Untuk saat ini kami jamin tidak ada lagi pedagang bakso yang nakal seperti ini, karena kami sudah berkoordinasi dengan paguyuban pedagang bakso, dan pemerintah setempat untuk bersama-sama melakukan pengawasan,” pungkasnya.

Related Posts.

Leave a Reply