MEDIAJURNAL » Kriminal » Ayah Bakar Anaknya yang Masih Bayi Karena Bertengkar dengan Istrinya

Ayah Bakar Anaknya yang Masih Bayi Karena Bertengkar dengan Istrinya

Written by on |
Ilustrasi Kekerasan

Ilustrasi Kekerasan / Shutterstock

Aksi sadis dilakukan seorang ayah terhadap putranya sendiri, hanya karena bertengkar dengan sang istri Rahmat Syarifudin (31) tega membakar putranya yang masih bayi berusia satu tahun, bayi malang tersebut akhirnya tewas di tangan ayahnya.

Kejadian berawal ketika Rabu (1/10/2014), Rahmat pergi membawa bayinya ke Kampung Purabaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, sang istri Isni Nurmala (23) berniat menyusul anak dan suaminya ditemani kakak kandung Rahmat yaitu Asep Ramdan.

Sesampainya di Purabaya, Isni meminta Rahmat untuk mengembalikan bayinya, Rahmat menolak permintaan istrinya bahkan mengancam akan membunuh bayi tersebut bila Isni masih saja memaksa untuk membawa pulang putranya yang bernama Raditya itu.

Advertisements

“Dia mengancam mau membakar, Saya dengar ancaman itu,” ujar Asep di rumah Isni di Padalarang, Minggu (5/10/2014).

Asep yang khawatir adiknya akan berbuat nekat berlari menghampiri Rahmat dan istrinya yang sedang bertengkar hebat di dapur, sesampainya di dapur Asep melihat Rahmat sudah menyiramkan bensin ke tubuh dirinya dan juga bayinya dan langsung membakar diri bersama bayinya.

“Tiba-tiba, dia keluarkan korek gas dari saku, terus dinyalakan. Api langsung membakar tubuh Radit dan dia (Rahmat),” terangnya seperti dilansir dari tempo.co, Senin (6/10/2014)

Asep lalu mencoba memadamkan api yang membakar tubuh adiknya Rahmat, sementara Isni berusaha memadamkan api yang membakar putranya, bayi Raditya akhirnya meninggal setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Komisaris Rendra, Kapolsek Padalarang mengatakan, pihaknya sedang mendalami kasus pembakaran anak tersebut, polisi sudah memeriksa Asep dan Isni sebagai saksi, sementara Rahmat yang masih dirawat di rumah sakit belum bisa dimintai keterangan,

“Sedangkan pelaku belum kami periksa karena masih kritis di rumah sakit,” kata Kapolsek Padalarang Komisaris Rendra.

Related Posts.

Leave a Reply