MEDIAJURNAL » Dunia » 300 Juta Perokok di China Dilarang Merokok di Gedung Fasilitas Publik

300 Juta Perokok di China Dilarang Merokok di Gedung Fasilitas Publik

Written by on |
Merek-Merek Rokok

Merek-Merek Rokok / bipromagazine.com

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, sudah barang tentu China juga merupakan negara dengan jumlah perokok terbanyak di dunia juga, namun sepertinya pemerintah China tidak bangga dengan hal tersebut. Hal itu dibuktikan dengan diterbitkannya atural larangan merokok di ruang publik sejak tahun 2011 lalu.

Melanjutkan peraturan larangan merokok di tempat umum seperti hotel dan restoran tiga tahun lalu, pemerintah China segera mengeluarkan peraturan lanjutan terkait larangan merokok, yaitu larangan merokok di dalam gedung yang merupakan ruang publik. Draft peraturan baru tersebut telah ditulis oleh media pemerintah, dilansir BBC, Sabtu (29/11/2014).

Dalam draft aturan baru yang dirilis pemerintah China, disebutkan bahwa iklan-iklan rokok sudah tidak boleh lagi terpampang di tempat-tempat publik seperti terminal dan kendaraan umum. Produsen rokok juga tidak boleh melakukan promosi di film, majalah, dan koran.

Advertisements

Larangan merokok di dalam gedung yang merupakan ruang publik akan resmi diberlakukan pada bulan Juni 2015 mendatang. Untuk pertama kali, larangan tersebut berlaku di ibu koto China, Beijing, setelah beberapa bulan akan diterapkan di seluruh provinsi di China.

“Peraturan larangan merokok akan mulai diterapkan pada Juni tahun depan, dimulai di ibukota Tiongkok (Beijing),” tulis pemerintah dalam pernyataan resminya.

Seperti disebutkan sebelumnya, China dengan penduduk 1,3 miliar orang saat ini mempunyai jumlah perokok hingga 300 juta orang, angka yang sangat besar dibandingkan jumlah perokok di negara-negara lain. Apakah peraturan larangan merokok yang semakin ketat akan bisa mengurangi jumlah perokok di China? menarik untuk kita tunggu hasilnya.

Related Posts.

Leave a Reply