MEDIAJURNAL » Sosial » Tragis! Petani Durian Tewas Ketiban Durian Miliknya Saat Akan Dipanen

Tragis! Petani Durian Tewas Ketiban Durian Miliknya Saat Akan Dipanen

Written by on |
Buah Durian

Buah Durian / infopublik.org

Sungguh tragis kejadian yang dialami oleh Komang Supandi, 28 tahun, warga Bebandem, Karangsem, Bali. Niat hati ingin mendapatkan banyak rejeki dengan memanen buah durian yang sudah matang di kebun miliknya, dirinya malah tewas dengan kepala pecah ketiban durian.

Ni Luh Artari, 46 tahun, saudara korban mengungkapkan, pada hari kejadian, pagi-pagi Komang sempat berpamitan kepada keluarganya akan pergi ke kebun durian untuk memanen salah satu pohon duriannya yang buahnya telah matang.

“Sebelum berangkat pagi-pagi ke kebun, dia (korban) sempat pamitan. Katanya mau dipanen salah satu pohon,” ungkap Ni Luh Artari, Rabu (28/1/2015).

Advertisements

Keluarga Komang mulai khawatir saat sore hari Komang tak kunjung pulang ke rumah juga. Hal tersebut tidak lazim karena Komang yang kesehariannya menjadi petani durian itu tidak pernah pulang larut dari kebun duriannya.

“Biasanya sore sudah datang, kesehariannya mantau kebun durian. Karena sudah mulai siap panen,” lanjutnya, dilansir, Merdeka.com, Kamis (29/1/2015).

Takut terjadi apa-apa pada Komang, Ni Luh Artari kemudian mengajak beberapa anggota keluarga lainnya untuk menengok komang di Kebun. Sesampainya di kebun, betapa terkejutnya mereka mendapati Komang telah tewas terkapar dengan kondisi mengenaskan.

Pihak keluarga pun sudah memastikan bahwa Komang tewas lantaran tertimpa buah durian yang hendak ia panen, karena di sekitar jasad korban banyak buah durian berceceran. “Ada banyak buah durian di tanah, kemungkinan kejatuhan buah durian,” terangnya.

AKP Gede Juli, Kapolsek Bebandem mengatakan, pihaknya mengamini dugaan keluarga korban yang menyatakan bahwa Komang tewas ketiban durian. Salah satu anggota polisi yang memeriksa TKP menemukan salah satu buah durian yang diduga menjadi penyebab tewasnya Komang.

“Anggota kami menemukan di sebelah korban ada satu buah duren yang sudah matang berukuran besar berisi bekas darah,” ujar AKP Gede Juli.

Berikan Komentar