MEDIAJURNAL » Nasional » Tolak Mobil Mercy untuk Menteri, Ali Ngabalin Bilang Jokowi Pencitraan

Tolak Mobil Mercy untuk Menteri, Ali Ngabalin Bilang Jokowi Pencitraan

Written by on |
Ali Mochtar Ngabalin

Ali Mochtar Ngabalin / merdeka.com

Pemerintah presiden SBY akhirnya membatalkan rencana pembelian mobil dinas Mercy untuk menteri-menteri pemerintahan baru Jokowi-JK, Presiden Terpilih Joko Widodo dengan tegas menolak pembelian mobil Mercy untuk menteri-menteri dalam kabinetnya.

Jokowi bahkan sempat menyampaikan langsung keberatannya atas pengadaan mobil mewah itu kepada Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi. Sikap Jokowi tersebut menurut Ali Mochtar Ngabalin, Wakil Ketua Balitbang DPP Golkar, hanyalah pencitraan belaka.

Menurutnya, Jokowi tidak tepat menolak penganggaran mobil Mercy untuk menteri-menteri kabinetnya, karena anggaran belanja negara yang dilakukan pemerintah telah diatur dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), dengan begitu penolakan Jokowi menurut Ngabalin sudah jelas hanya pencitraan.

Advertisements

“Ini kan sudah habis pemilu, habis sosialisasi, sudah ada yang menang, jadi pencitraan itu sudah tidak perlu ada lagi. Kalau Jokowi membatalkan mobil-mobil kementerian yang digunakan menteri, itu artinya masih kerja untuk kepentingan pencitraan,” kata dia, di Jakarta, Rabu (10/9/2014) malam.

Menurut ngabalin, karena telah menolak jatah mobil Mercy untuk menterinya, Jokowi sebaikanya segera menyiapkan mobil-mobil Esemka untuk dijadikan mobil dinas para menterinya. Seperti diketahui, mobil Esemka dulu pernah menjadi kebanggaan Jokowi saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. “Kalau tidak mau, pakai saja Esemka itu, itu lebih bagus,” kata Ngabalin, dikutip dari kompas.com, Kamis (11/9/2014).

Berikan Komentar