MEDIAJURNAL » Kriminal » Terlalu! Pinjam Motor Teman Lalu Digandakan Kuncinya Kemudian Dicuri

Terlalu! Pinjam Motor Teman Lalu Digandakan Kuncinya Kemudian Dicuri

Written by on |
Pencurian Motor

Ilustrasi Pencurian Motor / hingbing.com

Teman makan teman, peribahasa itu sangat pas untuk menggambarkan aksi tercela yang dilakukan oleh Maulana Putra alias Bombom (23) dan Qhamal ini. Bagaimana tidak, kedua pemuda ini tega melakukan pencurian motor milik temannya sendiri, Fadli Wahid Amanda (17).

Sebelum melakukan aksinya, Bombom dan Qhamal berpura-pura meminjam motor Honda Vario CBS BK 5189 KC milik korban. Saat meminjam motor itulah kedua pelaku pergi ke tukang kunci untuk menggandakan kunci motor milik korban.

Kompol Wahyudi, Kapolsek Medan Kota mengatakan, pada hari kejadian, korban Fadli datang ke Hotel Melati, Jalan Amaliun, Medan, untuk suatu keperluan. Ternyata saat itu korban sudah dibuntuti oleh kedua pelaku, dan benar saja, saat motor korban terparkir di parkiran hotel, kedua pelaku dengan begitu mudah langsung menggondolnya.

Advertisements

“Setelah itu, pelaku membuntuti korban. Mereka kemudian mengambil sepeda motor itu ketika diparkirkan di depan hotel,” kata Kompol Wahyudi, Senin (23/2/2015).

Setelah korban mendapati motornya telah raib, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Polisi lalu melakukan penyelidikan dengan memeriksa CCTV parkiran hotel. Dari rekaman CCTV itu, polisi mendapati wajah kedua pelaku yang dikenali korban.

Polisi kemudian berhasil meringkus Bombom dan Qhamal di rumahnya yang berlokasi di Jalan Garu II, Amplas medan. “Keduanya kita tangkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan setelah mendapatkan laporan korban,” lanjut Kompol Wahyudi, dikutip dari Merdeka.com, Selasa (24/2/2015).

Pelaku menjual motor curian tersebut kepada tersangka lain bernama Amsar, 36 tahun, dengan harga Rp 2 juta. Moto tersebut kemudian diubah plat nomornya menjadi BK 2208 UM oleh Amsar. Amsar berhasil dirungkus di rumahnya di Jalan Medan-Delitua, Pasar I.

Polisi akan menjerat ketiga tersangka dengan pasal 363 dan 480. Ketiganya terancam hukuman 5 tahun penjara. “Mereka akan kita jerat dengan Pasal 363 dan 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Berikan Komentar