MEDIAJURNAL » Dunia » Tak Sedikit TKW Indonesia Jadi Pelacur di Arab Saudi Bertarif 600 Riyal?

Tak Sedikit TKW Indonesia Jadi Pelacur di Arab Saudi Bertarif 600 Riyal?

Written by on |
Pria-pria Arab Dugem

Pria-pria Arab Dugem / lifeofmat.wordpress.com

Pelecehan seksual yang dialami TKW asal Indonesia oleh majikannya di Arab Saudi sudah sering terjadi. Konon, maraknya kasus pelecehan seksual yang dilakukan pria-pria arab karena orang arab cenderung tidak mau ‘jajan’ sembarangan atau pergi ke tempat pelacuran. Meski begitu, ada juga beberapa pria Arab yang gemar datang ke pelacuran.

Seperti diberitakan Merdeka.com, Senin (22/9/2014), di sini: http://www.merdeka.com/khas/melacur-hingga-makkah-dan-madinah-melacur-di-tanah-suci-2.html, Nasir, pekerja pabrik swasta internasional di Jeddah membenarkan hal tersebut. Nasir menyebut tak sedikit pria arab yang melampiaskan nafsu birahinya kepada pembantu rumah tangga (PRT) yang kebanyakan berasal dari Indonesia.

Berita Merdeka.com

Berita Pelacuran di Arab Saudi dari Merdeka.com

“Lelaki Arab Saudi jarang pakai pelacur, makanya di sini banyak TKI menjadi korban pelecehan seksual majikan, (Lelaki Saudi) jarang sekali main dengan pelacur karena dia malu dan lebih memilih menjaga marganya” kata Nasir melalui telepon selulernya pekan kemarin.

Advertisements

Meskipun pria-pria arab masih malu-malu mendatangi pelacuran, pelacuran di Arab Saudi tetap berkembang. Menurut Nasir, Kota Jeddah menjadi tempat paling subur untuk industri pelacuran diikuti Makkah dan Madinah. “Nomor satu Jeddah, nomor dua Makkah, nomor tiga Madinah,” katanya.

Pelacuran di Arab Saudi, lanjut Nasir, didominasi oleh pelacur dari Indonesia, Nasir menyebut sekira 2,5 persen TKW Indonesia menjadi pelacur di Arab Saudi. Karena terlanjur dikenal sebagai pemasok pelacur di Arab Saudi, orang Pakistan, India, dan Bangladesh menganggap semua TKW Indonesia adalah pelacur. “Bagi orang India dan Pakistan, orang Indonesia itu syarmuth (pelacur)” ujar Nasir.

Nasir menjelaskan bahwa pelacur dari Indonesia kebanyakan beroperasi di daerah pelacuran kelas atas yang lokasinya berada di jalan Syarif Madinah, Kota Jeddah. Tarif pelacur Indonesia pun di sana terbilang mahal, mulai dari 600 riyal hingga 700 riyal. “(tarifnya) Ada yang 600 riyal sampai 700 riyal,” tandasnya.

Berikan Komentar