MEDIAJURNAL » Dunia » Tak Mau Pindah Agama Islam, Wanita Dipenggal oleh Pria Bertato Yesus

Tak Mau Pindah Agama Islam, Wanita Dipenggal oleh Pria Bertato Yesus

Written by on |
Alton Nolen

Alton Nolen / heavy.com

Aksi keji dilakukan oleh Alton Nolen (30), pria dari Oklahoma, Amerika Serikat. Pria tersebut tega memenggal rekan kerjanya sendiri Colleen Hufford (54) dengan pisau lantaran korbannya menolak permintaannya untuk pindah agama Islam.

Pemenggalan yang dilakukan Alton Nolen terjadi pada Jumat (26/9/2014) di tempat kerjanya, pabrik pengolahan makanan bernama Vaughan Foods, setelah memenggal Colleen Hufford, pelaku lalu menikam korban lainnya Traci Johnson (43), Alton Nolen akhirnya ditembak oleh Mark Vaughan.

Mark Vaughan adalah Chief Operating Officer (COO) pabrik pengolahan makanan Vaughan Foods, dia juga seorang Sheriff di wilayah tersebut yang saat kejadian sedang tidak bertugas. ”Itu tidak akan berhenti jika dia (Vaughen) tidak menghentikannya. Itu bisa berakibat jauh lebih buruk,” ujar Pejabat polisi setempat, Jeremy Lewis.

Advertisements

Mengutip dari Reuters, Sabtu (27/9/2014) Alton Nolen dan Traci Johnson saat ini telah dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil. Alton Nolen yang merupakan seorang mualaf diketahui sering berurusan dengan polisi, tahun 2006 dirinya pernah dipenjara terkait kasus kepemilikan kokain dan pelanggaran lalu lintas.

Pada tahun 2009 Alton Nolen berurusan dengan polisi atas kasus kepemilikan ganja dan setahun berselang dia juga ditahan atas penyerangan terhadap anggota polisi. Alton Nolen juga diketahui mempunyai tato bergambar Yesus di dadanya, tato tersebut dibuat Alton sebelum menjadi mualaf.

Berikan Komentar