MEDIAJURNAL » Kriminal » Siswa SMA Bunuh Guru Karena Dendam Pernah Jadi Korban Pelecehan

Siswa SMA Bunuh Guru Karena Dendam Pernah Jadi Korban Pelecehan

Written by on |
Foto Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan / kemptonexpress.co.za

Entah setan apa yang merasuki pikiran MP, 17 tahun, siswa SMAN 8 Banjarmasin ini. Dengan begitu sadis, dia tega menghabisi nyawa Drs Ambiya Rahman, 49 tahun, guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Banjarmasin, pada Selasa (3/2/2015) lalu.

Setelah polisi melakukan penyelidikan, MP akhirnya berhasil diringkus polisi pada Sabtu (7/2/2015) sekira pukul 17.00 Wita, di depan kantor kecamatan Banjarmasin Barat, Jalan Pelambuan. Kompol Wildan Albert SIK , Kasat Reskrim polresta Banjarmasin mengatakan, pelaku berhasil ditangkap berkat laporan dari masyarakat.

“Pelaku tertangkap berkat informasi masyarakat dan penyelidikan di lapangan,” ungkap Kompol Wildan Albert SIK di Banjarmasin, Sabtu (7/2/2015).

Advertisements

Saat ditangkap, MP masih menggunakan seragam SMA karena baru pulang dari sekolah mengendarai sepeda motor Honda CBR berwarna merah yang diketahui adalah milik korban. “saat ditangkap pelaku masih menggunakan seragam SMA,” lanjutnya, dikutip dari Merdeka.com, Minggu (8/2/2015).

Kepada polisi, pelaku sudah mengakui bahwa dirinya telah menghabisi nyawa Drs Ambiya Rahman lantaran kesal. “Saat ini MP sudah kami periksa dan akan dilakukan penahanan karena ia telah mengakui perbuatannya membunuh korban dengan motif kesal terhadap korban,” terangnya.

MP mengaku tega menghabisi nyawa korban lantaran dendam kepada korban yang telah melakukan pelecehan terhadap dirinya. MP membunuh korbannya dengan cara melilitkan tali ke leher korban hingga korban tercekik lalu tewas.

“Saya telah dilecehkan oleh korban dan pada saat itu ada tali lalu saya ambil kemudian saya bunuh korban dengan mengikat tali itu ke lehernya,” kata pelaku.

Selain menangkap MP, polisi juga mengamankan WB, 14 tahun, adik pelaku yang diduga turut mengambil harta benda milik korban pembunuhan kakaknya. Akibat aksi kejinya, MP akan dijerat pasal 338 jo 365 KUHP dengan ancaman hukum 15 tahun penjara.

Berikan Komentar