MEDIAJURNAL » Bisnis » SBY Tidak Mau Naikan Harga BBM, Rupiah Akan Melemah ke Rp 13 Ribu

SBY Tidak Mau Naikan Harga BBM, Rupiah Akan Melemah ke Rp 13 Ribu

Written by on |
Teller Bank Menghitung Uang

Teller Bank Menghitung Uang / bisnis.com

Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menolak permintaan Presiden Terpilih Joko Widodo untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ternyata adalah langkah yang bisa membuat rupiah semakin terpuruk.

Hal tersebut diungkapkan oleh Thomas T Lembong, CEO Quvat Management. Menurut Thomas, bila harga BBM tidak naik maka nilai tukar rupiah akan semakin anjlok hingga Rp 13 ribu rupiah per dolar. “Kalau BBM tidak naik, rupiah akan mencapai Rp 13.000,” katanya, dilansir dari kompas.com, Kamis (4/9/2014).

Thomas menyayangkan pandangan masyarakat yang cenderung mengira bahwa kebijakan untuk menaikan harga BBM adalah bentuk dari penurunan atau penghilangan subsidi, padahal faktanya menurut thomas, Subsidi bukan dihilangkan melainkan hanya dipindahkan ke sektor lain seperti yang telah diungkapkan Wapres terpilih Jusuf Kalla.

Advertisements

“Seperti kata JK, kurangi subsidi BBM, berikan untuk sekolah, rumah sakit, dan sarana lain,” terang Thomas.

Di tempat terpisah, Tony Prasentiantono, Komisaris Independen Permata Bank sekaligus Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM, menyatakan bahwa keputusan SBY menolak untuk menaikan harga BBM akan berimbas pada semakin meningkatnya beban APBN serta enggannya invesor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

“APBN kita dianggap tidak kredibel. Akibatnya, sentimen negatif. Investor tidak mau masuk ke Indonesia,” ujar Tony Prasentiantono.

Berikan Komentar