MEDIAJURNAL » Kriminal » Rampok Tembak Polisi Hingga Tewas, Kapolda: Balas Tembak di Tempat

Rampok Tembak Polisi Hingga Tewas, Kapolda: Balas Tembak di Tempat

Written by on |
Pistol Revolver

Pistol Revolver / bhmpics.com

Bripka Harianto Bahari, Anggota Polsek Senapelan Pekanbaru, gugur dalam tugasnya setelah ditembak oleh kawanan perampok. Kejadian penembakan terhadap Bahari terjadi di Jalan Kulim, kecamatan Senapelan Pekanbaru Kota pada Minggu (9/11/2014) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu korban ingin meringkus ketiga perampok dalam operasi yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Senapelan Iptu Syahrizal, nahas bagi Bripka Harianto, sebuah peluru dari perampok bersarang di dada kirinya. Polisi berhasil meringkus dua dari tiga perampok tersebut, para perampok itu diketahui menggunakan senjata laras panjang.

Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan, Kapolda Riau mengonfirmasi bahwa salah satu anggotanya gugur tertembak saat melakukan operasi penangkapan perampok. “Saat itu anggota kita yang tertembak hendak melakukan penangkapan,” ujar Brigjen Pol Dolly, dilansir merdeka.com, Senin (10/11/2014).

Advertisements

Brigjen Pol Dolly menegaskan bahwa pelaku yang yang masih lolos harus ditembak ditempat karena bisa membahayakan nyawa anggota polisi yang lain. “Saat ini, sedang dilakukan pengejaran dan penyisiran di beberapa lokasi untuk mencari pelaku yang kabur, Pelaku kejahatan kalau membahayakan seperti ini, tembak di tempat,” tegasnya.

Lebih jauh, Brigjen Pol Dolly menghimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi tewasnya seorang anggota polisi ditangan perampok. Dolly mengatakan, memang hal tersebut adalah salah satu resiko yang harus diambil seorang polisi.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami terus berupaya, walaupun timbul korban, kami tetap bekerja. Polisi memang risikonya begitu, risiko tugas,” pungkasnya.

Berikan Komentar