MEDIAJURNAL » Nasional » Rachmawati Minta ICW Mendorong KPK Usut Dugaan Korupsi Jokowi

Rachmawati Minta ICW Mendorong KPK Usut Dugaan Korupsi Jokowi

Written by on |
Rachmawati Soekarnoputri

Rachmawati Soekarnoputri / kapanlagi.com

Bila tidak ada halangan tanggal 20 Oktober 2014 Presiden Terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Terpilih Jusuf Kalla akan dilantik. Menjelang pelantikannya, halangan-halangan yang dihadapi Jokowi  dan JK mulai muncul.

Setelah sebelumnya ada wacana Pansus Pilpres dan juga kemungkinan penolakan pengunduran diri Jokowi sebagai Gubernur oleh DPRD DKI, kini tak sedikit orang yang meminta pelantikan Jokowi sebagai Presiden Indonesia periode 201402019 ditunda dulu.

Rachmawati Soekarnoputri adalah satu dari beberapa nama yang meminta penundaan pelantikan Jokowi, Adik mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ini mendesak agar Jokowi diperiksa dulu terkait dugaan-dugaan korupsi yang menimpa dirinya.

Advertisements

“Saya dengar ada beberapa catatan, ada (dugaan) pelanggaran yang ditengarai pidana, maka (Jokowi) jangan dilantik dulu sebelum ini diselesaikan,” ujar Rachmawati seperti dilansir dari merdeka.com, Kamis (4/9/2014).

Putri Bung Karno ini menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang berdaulat harus menyelesaikan masalah-masalah terkait calon presidennya. Menurutnya, dugaan korupsi kepada Jokowi seperti korupsi pengadaan Transjakarta, adanya rekening gemuk di luar negeri yang tidak dilaporkan ke KPK, pengalihan fungsi taman BMW dan lain-lain harus segera diusut sebelum Jokowi dilantik.

Rachmawati bahkan turut menyoroti kinerja Indonesia Corruption Watch (ICW) yang dinilainya tumpul ketika berhadapan dengan Jokowi, dia meminta ICW agar aktif mendorong KPK mengusut dugaan korupsi Jokowi. “Ini seharusnya ada ‘fit and proper test’ dulu. Kita sebagai negara berdaulat, seharusnya masalah-masalah itu diselesaikan dulu, ICW kok tumpul, harusnya ini diperiksa dulu dong,” pungkasnya.

Berikan Komentar