MEDIAJURNAL » Kriminal » Puluhan Siswa SMK Bajak Metro Mini Kemudian Bentrok dengan Warga

Puluhan Siswa SMK Bajak Metro Mini Kemudian Bentrok dengan Warga

Written by on |
Metro Mini Dibajak

Metro Mini Dibajak / Tribun News

Puluhan pelajar SMK nekat melakukan aksi pembajakan terhadap metro mini T52 jurusan Kampung Melayu – Cakung, pada Senin (2/2/2015), sekira pukul 18.00 WIB, di depan Pasar Gembrong, Prumpung, Jakarta Timur.

Ucok (39), sopir metro mini T52 mengatakan, tiba-tiba sekitar 20 orang pelajar menghadang kendaraannya saat berada di depan pasar. Para pelajar itu kemudian naik ke metro mini lalu salah satu di antara pelajar tersebut mengalungkan celurit ke dirinya.

“Pas jalan di depan Pasar Gembrong, naikin sewa, tiba-tiba dihadang untuk berhenti. Pas naik langsung ngasih celurit. Mereka enggak bilang mau ke mana, penumpang saat itu juga ada banyak,” kata¬†Ucok¬†saat ditemui di Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (2/2/2015).

Advertisements

Tidak hanya membajak metro mini, puluhan pelajar itu juga mengeluarakan umpatan-umpatan kasar kepada warga sekitar lokasi yang akhirnya menyulut bentrokan. “Mereka bilang kata-kata kasar sama warga sampai akhirnya terjadi perkelahian,” lanjutnya, dikutip dari Tribun News, Selasa (3/1/2015).

Selang beberapa saat kemudian, polisi berhasil meredakan bentrokan antara warga dengan para pelajar. Kompol Dasril, Kapolsek Jatinegara mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 9 orang pelajar, sementara sisanya berhasil kabur.

Dari kesembilan pelajar itu, diketahui berasal dari SMK Grafika YL (satu orang), SMK 7 Rawamangun (dua orang), dan SMK 1 (satu orang). Para pelajar itu diberikan hukuman membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Paling tidak akan teringat, itu aja (tidak mengulangi pembajakan dan tawuran),” kata Kompol Dasril, di kantornya, Senin (2/2/2015).

Berikan Komentar