MEDIAJURNAL » Dunia » PRT di Arab Saudi Dipotong Tangannya oleh Majikan Ketika Akan Lari

PRT di Arab Saudi Dipotong Tangannya oleh Majikan Ketika Akan Lari

Written by on |
PRT India Korban Pemotongan Tangan

PRT India Korban Pemotongan Tangan / shrinews.com

Kisah kekejaman tak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh seorang majikan kepada pembantu rumah tangga (PRT) kembali datang dari Arab Saudi. Namun kali ini korban bukanlah tenaga kerja indonesia (TKI) seperti kisah-kisah kebanyakan, melainkan tenaga asal dari India, Kasthuri Munirathinam, 55 tahun.

Tangan PRT asal Kota Chennai, Tamil Nadu, India, itu dipotong oleh majikannya hanya karena ingin melarikan diri dari tempat kerjanya. S. Vijayakumari, kakak perempuan Kasthuri, mengungkapkan bahwa selama ini kakaknya sering mendapat siksaan dari majikannya sehingga ingin melarikan diri.

”Ketika dia berusaha kabur dari perlakuan keji yang dia dapatkan, tangan kanannya dipotong perempuan yang mempekerjakannya,” ungkap S. Vijayakumari, dikutip dari The Indian Express, Minggu, 11 Oktober 2015.

Advertisements

Menurut S. Vijayakumari, kondisi yang dialami kakaknya sungguh memprihatinkan. Saa ini Kasthuri  tidak hanya menahan sakit dari luka tangannya yang dipotong majikannya, namun juga menderita akibat akumulasi luka dari penyiksaan-penyiksaan sebelumnya.

”Sekarang kakak saya tidak bisa duduk maupun mengerjakan hal ringan lain secara sendirian karena saraf tulang belakangannya juga menderita luka (akibat kekerasan yang dialami, Red),” lanjutnya.

Kasus kekejaman tak berperikemanusiaan ini telah mengundang kecaman dari seluruh warga India. Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj, mengaku bahwa pemerintah India sudah melayangkan protesnya terhadap Arab Saudi atas perlakuan semena-mena warganya terhadap warga India.

”Ini tidak bisa diterima. Kami telah membicarakan hal ini dengan pemerintah Arab Saudi,” ungkap Sushma Swaraj lewat akun media sosial Twitternya, Jumat, 11 Oktober 2015.

Pemerintah India juga sudah mengupayakan bantuan hukum untuk mengadili majikan yang telah memotong tangan Kasthuri. ”Kami telah menghubungi korban, rumah sakit, dan otoritas kepolisian setempat. Dia (Munirathinam, Red) akan mendapat bantuan hukum dan lain sebagainya dari kedutaaan,” pungkasnya.

Berikan Komentar