MEDIAJURNAL » Kriminal » Pria Gay Bunuh Pacar Sejenisnya Cuma Karena Cekcok Tak Mau Ciuman

Pria Gay Bunuh Pacar Sejenisnya Cuma Karena Cekcok Tak Mau Ciuman

Written by on |
Foto Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan / kemptonexpress.co.za

Misteri kematian seorang pria, Andri, 25 tahun, pada Jumat, 23 Oktober 2015 di rumah kontrakannya di Kampung Bulu RT 02 RW 23 Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya terkuak. Andri ternyata seorang pria gay korban pembunuhan kekasih sejenisnya, Irman, 25 tahun.

Setelah melakukan pengembangan kasus tersebut sejak Jumat silam, akhirnya polisi berhasil meringkus Irman yang melarikan diri ke Lampung Tengah. “Tersangka ditangkap di Lampung Tengah kemarin dini hari tanpa perlawanan,” kata Kombes Awal Chairudin, Kapolresta Bekasi, Kamis 29 Oktober 2015.

Dari pengakuan pelaku, pembunuhan itu terjadi karena kekesalan pelaku yang telah dibanding-bandingkan dengan mantan pacar sejenis korban. Korban membanding-bandingkan pelaku dengan mantannya terdahulu karena pelaku kadang tidak mau diajak ciuman oleh korban.

Advertisements

“Korban minta ciuman pada tersangka tapi ditolak, kemudian korban membandingkan dengan rekannya sebelumnya,” terang Kombes Awal Chairudin, dikutip dari Merdeka.com, Jumat, 30 Oktober 2015.

Tidak terima dibanding-bandingkan dengan sang mantan, pelaku kemudian terlibat cekcok mulut dengan korban. Pelaku yang sudah tidak bisa menahan amarahnya saat cekcok mulut lalu memukul korban dengan tangan kosong kemudian mencekiknya dengan kabel. “Pelaku lalu menjerat leher korban dengan kabel setrika hingga meninggal,” lanjutnya.

Usai memastikan kekasih sejenisnya tewas, pelaku kemudian menggasak harta bendanya seperti motor jenis Honda Revo, ponsel dan dompet. Motor korban dijual pelaku ke temannya yang juga sudah ditangkap polisi dengan harga Rp 1,5 juta. “Sepeda motor dijual pada temannya 1,5 juta di Gunung Putri Bogor. Penadahnya juga kami tangkap,” ujar Kombes Awal.

Lebih jauh, pelaku mengaku sudah menjalin kisah asmara sejenis dengan korban sejak enam bulan silam setelah berkenalan di media sosial. Selama enam bulan pacaran, pasangan gay itu kerap kali bercumbu di rumah kontrakan korban. Pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Berikan Komentar