MEDIAJURNAL » Bisnis » Presiden SBY Ungkapkan Harga BBM Premium Tanpa Subsidi Rp 11 Ribu

Presiden SBY Ungkapkan Harga BBM Premium Tanpa Subsidi Rp 11 Ribu

Written by on |
Presiden SBY Pidato

Presiden SBY Pidato / kabar24.com

Presiden SBY diketahui telah menolak permintaan Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). SBY menilai saat ini bukan waktu yang tepat untuk menaikan harga BBM.

Dalam wawancara yang diunggah di situs Youtube, Jumat (29/8/2014), presiden SBY mengungkapkan harga BBM di Indonesia bila tidak disubsidi, menurutnya harga keekonomian BBM atau premium tanpa subsisi adalah Rp 11 ribu.

Namun demikian, SBY menyatakan bahwa pemerintah tidak harus menjual harga BBM sesuai dengan harga keekonomian atau harga pasar. “Ya sekarang ini harga premium kita sekitar Rp 11 ribu. Boleh dikatakan itu harga pasar, harga keekonomian, tetapi kan kita tidak harus menjual BBM atau bensin kepada rakyat kita sama dengan harga pasar,” ujar SBY di Youtube, dilansir dari merdeka.com, Sabtu (30/8/2014)

Advertisements

Presiden SBY menjelaskan bahwa dalam menetapkan harga BBM pemerintah sudah mendapat rambu-rambu dari Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa pemerintah boleh menaikan harga BBM asal daya beli masyarakat juga meningkat.

“Bisa saja pemerintah menginginkan harga premium atau bensin itu Rp 9 ribu. Kalau daya beli rakyat meningkat lagi, bisa Rp 10 ribu,” terangnya.

SBY juga menegaskan bahwa dia tidak meninggalkan warisan atau jebakan yang berat terhadap pemerintah Presiden Joko Widodo yang akan memerintah ke depan, menurut SBY, gap harga BBM yang sekarang hanya 50 persen dari harga keekonomian itu hal yang tidak memberatkan pemerintah Jokowi kelak.

“Sekarang harganya Rp 6 ribu, telah kami naikkan tahun lalu, tinggal Rp 3 ribu, tinggal sekitar 50 persen gap-nya, kurangnya,Bandingkan dulu, waktu tahun 2005 kami menaikkan. Karena tahun 2004 kita tidak naik. Kami harus menaikkan dua kali dan jumlahnya 140 persen. Berat sekali,” pungkasnya.

Berikan Komentar