MEDIAJURNAL » Bisnis » Presiden Jokowi Akan Menaikan Harga BBM Hingga Rp 3 Ribu per Liter

Presiden Jokowi Akan Menaikan Harga BBM Hingga Rp 3 Ribu per Liter

Written by on |
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi / JIBI Foto

Setelah dilantik pada 20 Oktober 2014 nanti Presiden Joko Widodo akan segera menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk menekan APBN 2015. Sebagai langkah awal persiapan Jokowi menaikan harga BBM, Tim Transisi Jokowi-JK menyiapkan beberapa simulasi kenaikan harga BBM.

Simulasi Kenaikan harga BBM yang disusun oleh Tim Transisi Jokowi-JK bervariasi mulai dari kenaikan sebesar Rp 500 hingga Rp 3.000 per liter. Simulasi tersebut juga menentukan tanggal yang pas bagi Jokowi untuk menaikan harga BBM.

“Ada beberapa simulasi, mulai dari kenaikan Rp 500, Rp 1.000, Rp 1.500 sampai Rp 3.000, Dengan asumsi, apakah Presiden SBY akan melakukannya (menaikkan harga BBM) atau tidak? Kalau SBY tidak, lalu Jokowi kapan melakukannya, apakah bulan November atau kapan,” kata Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Andi Widjojanto, di kantornya, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Advertisements

Menurut Andi Widjojanto, Simulasi Kenaikan harga BBM yang disusun oleh Tim Transisi Jokowi-JK juga memperhatikan faktor-faktor penting lainnya seperti ekonomi makro, tingkat inflasi serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

“Di mana inflasi itu biasanyaa melonjak tinggi pada Desember dan Januari, di mana belanja pemerintah akan melonjak tinggi pada November-Desember, juga mengingat Lebaran tahun depan bulan Juni dan itu mendekati liburan sekolah dan tahun ajaran. Semua simulasi itu sudah dilakukan,” terangnya seperti dilansir dari Tribun News, Jumat (29/8/2014).

Simulasi Kenaikan harga BBM yang disusun oleh Tim Transisi Jokowi-JK juga sudah memperhatikan atau membuat langkah untuk mengatasi dampak buruk dari kenaikan harga BBM yang akan dilakukan oleh pemerintah Joko Widodo – dan Jusuf Kalla kelak, seperti naiknya angka kemiskinan di Indonesia.

“Bagaimana pengetatan BBM subsidi dilakukan agar lebih efektif, tidak hanya dilakukan SPBU jalan tol atau SPBU di Jakarta. Dan (kami) secara serius disimulasikan bantalan sosial yang harus disiapkan, karena pasti angka kemiskinan akan bertambah pada saat harga BBM dinaikkan. Simulasi seperti itu sudah dilakukan,” pungkasnya.

Berikan Komentar