MEDIAJURNAL » Kriminal » Pengemudi KIA Picanto Merah Tembak Mobil Lain di Jalan Bak Jagoan

Pengemudi KIA Picanto Merah Tembak Mobil Lain di Jalan Bak Jagoan

Written by on |
Xenia Korban dan Picanto Pelaku

Xenia Korban dan Picanto Pelaku / Facebook

Aksi jagoan bak koboi kembali terjadi di jalanan Ibu Kota, pengemudi mobil KIA Picanto warna merah bernomor polisi B1191SZN kini menjadi pembicaraan di masyarakat lantaran aksi semena-menanya di jalanan. Senin, 27 Juni 2015, di jalan tol Jakarta Oter Ring Road (JORR) kilometer 11, Cipayung, Jakarta Timur, pengemudi mobil tersebut menembak mobil lainnya hanya karena salah paham.

Korban penembakan adalah mobil Xenia bernomor polisi B 1125 KVI yang dikendarai Dwi bersama keluarganya. Berdasar pengakuan Dwi, pada awalnya pengemudi mobil Picanto itu mengemudikan mobil secara ugal-ugalan hingga hampir mencelakainnya. Karena ingin mengingatkan agar jangan ugal-ugalan, Dwi kemudian memberikan sinyal lampu dim ke pelaku.

Pelaku yang tidak terima tiba-tiba melepaskan dua kali tembakan ke arah mobil Dwi. Korban awalnya tidak sadar bila mobilnya telah ditembak, karena Dwi mengira mobilnya hanya dilempar sesuatu oleh pengemudi mobil Picanto. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat tembakan dari senjata berjenis airsoft gun itu.

Advertisements

Pengumudi mobil Kia Picanto itu kini telah menjadi buruan polisi. Komisaris Besar Umar Faroq, Kepala Polres Metro Jakarta Timur, mengaku telah mengantongi identitas serta alamat pelaku berdasar nomor polisi kendaraannya, hanya saja, ketika alamat tersebut didtangi petugas, orang yang diduga pelaku itu tidak ada di tempat.

Umar Faroq, menduga pelaku telah mengetahui aksi koboi-nya sudah menjadi perbincangan luas, sehingga dia memilih untuk tidak pulang ke rumahnya. “Sudah didatangi rumahnya, tetapi pelakunya mungkin tahu (kasus ini), dia merasa, jadi dia belum pulang,” kata Umar, Selasa, 28 Juli 2015.

Pelaku diketahui saat kejadian sedang berkendara seorang diri. Saat ini pihaknya masih terus mendalami identitas dari pelaku, sehingga belum bisa dipublikasikan namanya. “Identitasnya masih kita dalami” lanjutnya, dilansir Kompas.com, Selasa, 28 Juli 2015.

Meski telah memastikan bahwa senjata yang dipakai pelaku bukan senjata api melainkan airsoft gun, namun senjata tersebut terbilang sangat berbahaya, apalagi kalau melihat efek yang ditumbulkan saat ditembakan, yang mana bisa memecahkan kaca mobil. “Senjata itu bisa melukai orang, termasuk membahayakan. Karena kaca mobilnya korban itu sampai pecah,” pungkasnya.

Berikan Komentar