MEDIAJURNAL » Dunia » Pemimpin Taliban: Pembunuhan 148 Anak Sekolah Bukanlah Kejahatan

Pemimpin Taliban: Pembunuhan 148 Anak Sekolah Bukanlah Kejahatan

Written by on |
Mullah Fazlullah

Mullah Fazlullah / longwarjournal.org

Tragedi pembantaian yang dilakukan oleh militan Taliban terhadap 140 siswa sekolah di Peshawar, Pakistan, 16 Desember 2014 lalu mengundang keprihatinan seluruh warga dunia. Banyak yang tak menyangka ada sekelompok manusia yang bisa bertindak sebengis itu.

Mullah Fazlullah, pemimpin Tehreek-e-Nafaz-e-Shariat-e-Mohammadi atau salah satu bagian dari Taliban menilai bahwa pembantaian terhadap anak-anak sekolah di Peshawar bukanlah suatu kejahatan. Mullah berkilah bahwa saat ini mereka sedang berperang dan anak-anak para personil militer Pakistan merupakan target yang layak untuk dibunuh.

“Pasukan kami menyerang sekolah serta membunuh anak personel militer Pakistan, dan itu bukan sebuah kejahatan. Mereka (anggota Taliban) menanyakan identitas korban sebelum membunuh mereka. Orang-orang ini akan menjadi target kami, dan kami akan membunuh mereka di jalanan, pasar, dan di mana saja,” ungkap Fazlullah, dilansir IB Times, Rabu (7/1/2015).

Advertisements

Pria yang dikenal juga dengan julukan ‘Radio Mullah’ itu berkeyakinan bahwa hal sebaliknya bisa terjadi juga pada mereka, bila militer tahu keberadaan keluarga anggota Taliban, maka militer pun akan menghabisi seluruh anggota keluarga Taliban tersebut. “Jika militer Pakistan mengetahui situasi kami, maka hal itu juga akan terjadi pada kami,” ujarnya.

Mullah Fazlullah saat ini sedang diburu secara intens oleh militer Pakistan karena dialah orang yang paling bertanggung jawab atas pembantaian anak sekolah di Peshawar. Sebuah provinsi di utara Pakistan menjanjikan hadian sebesar USD 100 ribu kepada siapa saja yang berhasil memberikan informasi keberadaan Fazlullah.

Berikan Komentar