MEDIAJURNAL » Kriminal » Nunggak Angsuran Kredit Motor, Pria Ini Tewas Dibunuh Debt Collector

Nunggak Angsuran Kredit Motor, Pria Ini Tewas Dibunuh Debt Collector

Written by on |
Foto Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan / kemptonexpress.co.za

Masyhuri, 55 tahun, pria warga Kampung Batu Tambung, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, tewas ditusuk para debt collector atau penagih hutang yang datang ke rumahnya. Kejadian tragis ini bermula saat ketiga pelaku yaitu Syarifuddin, 30 tahun, Fatahillah (31), dan Alvikran (30) datang ke rumah korban pada Minggu, 31 Mei 2015, sekira pukul 15.00 Wita.

Ketiga debt collector datang ke rumah Masyhuri dengan niat menagih tunggakan angsuran kredit sepeda motor yang telah jatuh tempo. Dalam proses penagihan tersebut, terjadi adu mulut antara korban dan ketiga pelaku hingga hingga aksi saling dorong pun terjadi. Anak korban, Yusuf, 22 tahun, yang melihat ayahnya bertengkar kemudian berniat membantu dengan memukul salah satu penagih hutang.

Aksi pemukulan yang dilakukan oleh anak korban kemudian dibalas dengan sabetan senjata tajam jenis badik secara membabi buta oleh para pelaku. Dalam serangan membabi-buta itu, salah seorang penagih hutang berhasil menusuk Yusuf hingga tersungkur. Sang ayah yang melihat anaknya ditusuk berusaha melawan para pelaku, namun sayang hal itu malah membuat dirinya tertusuk di bagian dada hingga tewas.

Advertisements

Usai kejadian, ketiga penagih hutang berusaha melarikan diri namun mereka semua berhasil ditangkap warga. Para pelaku sempat dipukuli warga sebelum diserahkan ke Polsek Biringkanaya. Kedua korban lalu dilarikan warga ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Komisaris Azis Yunus, Kepala Kepolisian Sektor Biringkanaya, membenarkan bahwa telah terjadi aksi pembunuhan yang dilakukan oleh tiga orang penagih hutang. “Iya, benar, ada kejadian itu. Korban penikaman ada dua. Yang bapaknya meninggal dan anaknya masih kritis,” ungkap Komisaris Azis, Senin, 1 Juni 2015.

Aziz mengatakan, polisi sudah menyita barang bukti pembunuhan berupa sebilah badik dan satu mobil yang dikendarai para pelaku saat datang ke rumah korban. Ketiganya telah diserahkan ke Markas Polrestabes Makassar untuk menjamin keamanan penahanan. “Soal penanganan kasus, masih kami yang tangani,” pungkasnya, dikutip dari Tempo.co, Selasa, 2 Juni 2015.

Berikan Komentar