MEDIAJURNAL » Kriminal » Nemu Ponsel Din Syamsuddin di Toilet, Karyawan Restoran Dipolisikan

Nemu Ponsel Din Syamsuddin di Toilet, Karyawan Restoran Dipolisikan

Written by on |
Din Syamsuddin

Din Syamsuddin / tokohtokoh.com

Sungguh apes nasib AD (32), karyawan sebuah restoran di Pondok Indah Mall, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Awalnya AD seperti┬ámendapatkan ‘durian runtuh’ ketika menemukan sebuah ponsel mewah di toilet Pondok Indah Mall, namun karena hal tersebut kini AD harus┬áberurusan dengan polisi.

Ponsel pintar android Samsung Galaxy Note III yang ditemukannya di toilet tempatnya bekerja pada Minggu 26 Oktober 2014 ternyata adalah milik Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Akibat tidak mau mengembalikan barang temuannya tersebut, AD sekarang harus mendekam di ruang tahanan polsek Kebayoran Lama.

Kompol Riftazudin, Kapolsek Kebayoran Lama menjelaskan, Saat itu sekitar pukul 18.30 Din Syamsuddin berniat ganti baju di toilet resotran tersebut, sebelum menghadiri akad nikah putranya di masjid. Saat Din Syamsuddin meninggalkan toilet tempatnya ganti baju, dia kelupaan bahwa ponsel pintarnya tertinggal.

Advertisements

Selang beberapa saat kemudian Din tersadar bahwa ponselnya tertinggal di toilet, namun ketika dia kembali ke toilet untuk mengambil ponselnya ternyata sudah raib. “Merasa ada yang tertinggal (dia kembali). Setelah dicek kembali (ponselnya) sudah tidak ada, korban langsung melapor ke polsek kami,” ujar Kompol Riftazudin, Senin (27/10/2014).

Dilansir Sindo News, Selasa (28/10/2014), Polisi langsung datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari Din Syamsuddin, polisi memeriksa closed circuit television (CCTV). Dari rekaman CCTV diketahui bahwa ponsel milik Din Syamsuddin ditemukan oleh salah satu pegawai restoran di mall tersebut.

Polisi lalu menangkap AD dan mendapati ponsel yang dia temukan berada di kantong celananya. “Setelah kami periksa ternyata benar handphone-nya berada di kantungnya kami tangkap saat A sedang bekerja. Dari pengakuannya pelaku sudah mencabut kartu simnya,” kata Kapolsek.

Akibat perbuatanya yang tidak mengembalikan barang yang dia temukan di tempat umum, AD akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, AD terancam hukuman penjara selama 5 tahun.

Berikan Komentar