MEDIAJURNAL » Sosial » Monumen ‘Patung Berhala’ Jayandaru Dibongkar Karena Menuai Protes

Monumen ‘Patung Berhala’ Jayandaru Dibongkar Karena Menuai Protes

Written by on |
Monumen Jayandaru Diprotes

Monumen Jayandaru Diprotes / suarasurabaya.net

PT Sekar Laut Sidoarjo beberapa waktu lalu membangun Monumen Jayandaru di Alun-alun Sidoarjo dengan dana CSR Perusahaan. Monumen tersebut terdiri dari sembilan patung yang menggambarkan profesi warga Sidoarjo sebagai petani, pedagang, dan nelayan.

Sayang, pendirian patung itu menuai protes dari beberapa ormas Islam di Sidoharjo. Patung itu menurut para ormas tak ubahnya patung berhala yang telah melanggar norma agama dan kultur masyarakat Sidoarjo yang dipenuhi banyak pesantren, sehingga mereka meminta monumen itu dibongkar.

Mungkin karena tidak ingin hal tersebut menjadi konflik berkepanjangan, Rabu (25/2/2015), Monumen Jayandaru terlihat sudah mulai dibongkar. Sejumlah pekerja nampak mulai membongkar bagian lantai beton alas dari sembilan patung yang diprotes tersebut.

Advertisements

Ulum, salah satu pekerja pembongkaran mengatakan, dirinya menerima informasi bahwa patung-patung itu akan dipindahkan ke lapangan golf milik PT Sekar Laut. “Informasinya akan dipindah ke kawasan lapangan golf milik PT Sekar Laut di Kecamatan Pandaan, Pasuruan,” kata Ulum, dilansir Kompas.com, Rabu (26/2/2015).

Ulum yang ketika membongkar monumen tersebut ditemani 5 orang pekerja lainnya mengaku tidak tahu lebih jauh tentang polemik patung-patung tersebut. “Selebihnya, saya kurang paham. Kami hanya disuruh membongkar lantai penahan patung saja,” terangnya.

Sementara itu, kalangan seniman di Sidoarjo sangat menyayangkan beberapa ormas yang memprotes pendirian Monumen Jayandaru, seperti yang diungkapkan oleh Ketua Bidang Program, Dewan Kesenian Sidoarjo, Henry Nur Cahyo, pada Senin (23/2/2015) lalu.

“Kami sangat menyayangkan dan prihatin, atas protes kalangan masyarakat terhadap produk seni budaya yang di bangun di alun-alun Sidoarjo,” kata Henry Nur Cahyo.

Berikan Komentar